Khuatir Spy NSA;Cina Talak Tiga Syarikat AS

Images/news/RRC_AS.jpg
Images/news/RRC_AS.jpg

FortunaMedia.com|Khuatir Spy NSA;Cina Talak Tiga Syarikat AS,

Khuatir dimata-matai oleh spyNSA-Amerika,banyak pemimpin negara-negara dunia kini berwaspada akan setiap kerjasama yang dilakukan oleh pihak Swasta dan pemerintah AS terhadap negara mereka.
Pendedahan Snowden yang terbukti sahih,adanya kerja pengintipan oleh NSA-Amerika Syarikat dibeberapa negara barat dan timur.Dan kini syarikat email gergasi Google,Yahoo,dan media sosial Facebook/Whatsup juga dicurigai telah menjual data-data pribadi penggunanya kepada pihak ketiga.


Atas sikap berwaspada dan sugesti pemimpin teras negara RRC-Republik Rakyat China- Syarikat milik negara Cina akan berhenti bekerjasama dengan perusahaan konsultan AS seperti McKinsey dan Boston Consulting Group kerana khuatir kerja memata-matai atas nama pemerintah AS.


Perusahaan konsultan AS McKinsey, BCG, Bain & Company, dan Strategy
& yang sebelumnya bernama Booz & Co, akan dijauhkan oleh perusahaan milik negara Cina, lapor Financial Times, mengutip sumber yang dekat dengan pemimpin senior RR.China.

 

“Para pimpinan tertinggi RRC telah mengusulkan pembentukan team konsultan domestik Cina yang terutama fokus pada sistem informasi dalam rangka merebut kembali kekuasaan itu dari perusahaan asing,” ujar penasihat kebijakan senior bagi kepemimpinan Cina sebagaimana dikutip Financial Times.

“Sekarang ini, pihak asing menggunakan perusahaan konsultannya untuk mengetahui segala sesuatu yang mereka inginkan tentang perusahaan negara kita,” kata penasihat itu.

 

McKinsey merupakan grup konsultan global terbesar yang beroperasi di Cina, dan sekitar sepertiga kliennya adalah perusahaan-perusahaan milik negara. McKinsey memiliki 650 karyawan di RRCina.

Khamis lalu, Cina mengumumkan bahwa seluruh perusahaan asing harus menjalani uji keamanan baru. Setiap perusahaan, produk, atau perkhidmatan yang tidak lulus-uji akan dilarang dari Cina. Pemeriksaan akan dilakukan di semua sektor–komunikasi, keuangan, dan energi.


RR.Cina telah melarang [penggunaan] sistem operasi Microsoft Windows 8 di komputer pemerintah, lapor kantor berita pemerintah Cina, Xinhua.

“Di bawah Presiden Xi Jinping, teknologi dan implementasi akan terlihat mengalami konvergensi(convergence) sehingga perusahaan-perusahaan teknologi asing harus sangat khuatir tentang prospek mereka,” kata Bill Bishop, konsultan independen yang berpangkalan di Beijing, kepada Financial Times.

Para pegawai Cina mengatakan bahwa pihak kementerian, perusahaan, perguruan tinggi, dan jaringan telekomunikasi pemerintah menjadi korban serangan penggodaman (hacking) AS, dan akan berupaya menghindari penggunaan teknologi AS demi melindungi “kepentingan umum”.

Perintah itu menyusul dakwaan Departemen Kehakiman AS terhadap lima perwira militer Cina yang dituduh melakukan kejahatan cyber terhadap sejumlah perusahaan besar di Amerika Syarikat, termasuk US Steel, Westinghouse, dan Alcoa. Amerika menuduh perwira militer itu mencuri rahasia dagang dan bahkan mempublikasikan foto-fotonya.

Beijing merespon dengan menyebut AS ‘perompak yang bermain sebagai polis’, dan baru-baru ini mengatakan bahwa AS adalah “bajingan pencincang” dan terlibat dalam “holiganisme tingkat tinggi”.

Hubungan AS-Cina merudum setelah kontraktor NSA Edward Snowden membocorkan dokumen rahasia yang menyatakan bahwa AS melancarkan aksi spionase-spy cyber ekonomi untuk memata-matai para pesaing internasionalnya, termasuk negara Republik Rakyat Cina.

Sengketa ini menjadi salah satu kemunduran terbaru dalam hubungan antara dua negara dengan kekuatan ekonomi terbesar di dunia. Isu-isu seperti Ukraine, Syria, dan Korea Utara telah menjadi topik yang memecah belah kedua negara besar itu.

Khamis 28 Rejab 1435 / 28 Mei 2014,
_________________

Thanks to theglobalreview.com

Author by Wilhelmina.tumblr.com/

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s