Siapa bertanggungjawab perhambaan seksual”Ianfu”?(Bag;02)

FortunaMedia.com |Siapa bertanggungjawab perhambaan seksual”Ianfu”?(Bag;02)

Tulisan ini merupakan lanjutan artikel ,Mengungkap-Kejahatan-Jepun-perang-dunia-iiInspirasi-perjuangan-advocates-ianfu-indonesiabag01/ tetapi dengan tajuk berbeda. Tak ada masalah. Masih dalam topik yang sama, hanya sekedar variasi  tajuk agar terlihat lebih dinamik dalam tampilan. Selamat membaca!

 

Sebelum melanjutkan thread ini baik Anda fahami dulu apakah itu  ‘IANFU’?

 

Jugun ianfu  adalah istilah yang digunakan untuk merujuk kepada wanita (bahasa Inggris ‘comfort women’) yang menjadi korban dalam perhambaan seks selama Perang Dunia II di koloni Jepun dan dimasa perang Asia Pasifik.

 

Jugun ianfu merupakan wanita yang dipaksa untuk menjadi pemuas kebutuhan seksual tentara Jepun yang ada di Indonesia dan juga di negara-negara jajahan Jepun lainnya pada kurun waktu tahun 1942-1945.

Pada kenyataannya “Ianfu” bukan merupakan ‘wanita penghibur’ tetapi perhambaan seksual yang brutal, terencana, serta dianggap masyarakat internasional sebagai kejahatan perang.

 

Rangoon, Burma. 8 Ogos 1945. Seorang wanita etnik Cina muda yang berada di salah satu”comfort battalions” The Imperial Japanese Army’s  ditemubual oleh pegawai tentara bersekutu/Photo by wikipedia.org

 

Diperkirakan 200 sampai 400 ribu perempuan Asia dan wanita etnik lainnya berusia 13 hingga 25 tahun jadi korbannya. Konggres internasional sepakat menggunakan istilah “Ianfu” (pakai tanda kutip)

 

Menurut riset oleh Dr. Hirofumi Hayashi, seorang profesor di University Kanto Gakuin, jugun ianfu termasuk orang Jepun, Korea, China, Malaya (Malaysia dan Singapura), Thailand, Filipina, Indonesia, Myanmar, Vietnam, India, Indo,(Indo-Europeaan, “Eropah-Hindia”) orang Eropah di beberapa daerah kolonial (British, Belanda, Perancis, Portugis), dan penduduk kepulauan Pasifik.. Pengakuan dari beberapa jugun ianfu yang masih hidup jumlah ini sepertinya berada di batas atas dari angka di atas. Kebanyakan rumah bordilnya(rumah pelacuran) berada di pangkalan militer Jepun, namun dijalankan oleh penduduk setempat, bukan militer Jepun.

 

Menurut riset Dr. Ikuhika Hata, seorang profesor di University Nihon. Orang Jepun yang menjadi jugun ianfu ini sekitar 40%, Korea 20%, China 10%. Dan 30% sisanya dari kelompok etnik lain.

 

UNTUK APA “IANFU” DICIPTAKAN?

Invansi-pencerobohan- ke negara lain yang mengakibatkan peperangan membuat kelelahan mental tentara Jepun. Kondisi ini mengakibatkan tentara  melakukan pelampiasan seksual secara brutal dengan  perkosaan masal yang mengakibatkan merebaknya penyakit kelamin yang menjangkiti tentara Jepun. Hal ini tentunya melemahkan kekuatan angkatan perang kekaisaran Jepun. Situasi ini memunculkan gagasan untuk merekrut perempuan-perempuan tempatan, menyeleksi kesihatan dan memasukan mereka ke dalam Ianjo-Ianjo sebagai rumah bordil(rumah pelacuran) militer Jepun. Photo: WWII in color

 

BAGAIMANA “IANFU” DIREKRUT?

 

Mereka direkrut dengan cara halus seperti dijanjikan sekolah percuma, pekerjaan sebagai pemain sandiwara, pekerja rumah tangga, pelayan rumah makan dan juga dengan cara kasar dengan menteror disertai tindak kekerasan, menculik bahkan memperkosa di depan keluarga.

 Yang merekrut “Ianfu” di Indonesia adalah Militer Jepun, Civilian Jepun, pegawai tempatan sepeti bupati, pegawai daerah/penghulu, ketua kampung.

DARI MANAKAH ASAL ‘IANFU’?

Mereka berasal dari Korea Selatan, Korea Utara, Cina, Filipina, Taiwan, Timor Leste, Malaysia, dan Indonesia. Sebagian kecil di antaranya dari Belanda dan JepUn sendiri.

 

“Ianfu” di Indonesia ditempatkan secara hirarki menurut kelas, ras dan kebangsaan. Yang berkulit putih asal Manado Sulawesi,keturunan Cina dan keturunan Belanda melayani opsir-officer yang berpangkat tinggi. Sedangkan yang berasal dari Jawa berkulit kecoklatan ditempatkan di ianjo bagi tentara berpangkat rendah.

Mereka dibawa ke wilayah medan pertempuran untuk melayani kebutuhan seksual civilion dan militer Jepun baik di garis depan pertempuran maupun di wilayah garis belakang pertempuran. Penempatan mereka sangat dipengaruhi lokasi berek militer.

                         
Suhanah berdiri di depan bekas ianjo di Bandung tempat ia disekap dan diperkosa. Foto Doc:ianfuindonesia.

APAKAH YANG DISEBUT IANJO?

Berasal dari bahasa Jepang dari kata Ian = Perempuan, Jo = Tempat, arti harfiahnya menjadi tempat hiburan yang berfungsi sebagai rumah bordil-pelacuran militer Jepun.  Ianjo tempat pelayanan seksual bagi tentara dan civilian Jepun dimulai sejak tahun 1932. Daichi Salon dijadikan model untuk pembangunan ianjo-Ianjo di Asia Pasifik, termasuk di Indonesia.

Bersambung,

Khamis 30 Jamadilakhir 1435 /1 Mei 2014
___________________________

Tulisan ini berupa artikel analisis dan akan bersambung diartikel berkelanjutan,

dan thread ini dipostkan terdiri beberapa bagian yang belum ditentukan,kerana mengikut perkembangan semasa situasi politik dirantau ini.dan juga untuk tidak membosankan Anda untuk membacanya kerana terlalu panjang.Terimakasih kerana telah membacanya,
____________________________

Rujukan Pustaka:

EkaHindra,Penyelidik Independen Ianfu Indonesia.com
http://en.wikipedia.org/wiki/Comfort_women

ibid,

Written by Wilhelmina.tumblr.com/

One comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s