Erwiana Sulistyaningsih Masuk Daftar Tokoh MajalahTIME

Erwiana dianggap berhasil mengkempenkan perbaikan nasib pekerja domestik di Hong Kong/Photo by bbc.co.uk

 

FortunaMedia.com |Erwiana Sulistyaningsih Masuk Daftar Tokoh berpengaruh MajalahTIME

Majalah TIME memasukkan Erwiana Sulistyaningsih, Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang diduga menjadi korban penyiksaan di Hong Kong dalam daftar 100 tokoh paling berpengaruh di dunia.

                                           Erwiana Sulistyaningsih terbaring sakit

Erwiana adalah TKI yang diduga menjadi korban penyiksaan oleh majikan selama berbulan-bulan dan kasusnya mencetuskan  kecaman. baik dari Hong Kong maupun secara internasional.

TIME memuji keberanian Erwiana untuk mengangkat nasibnya dan atas keputusannya untuk berbicara dan membawa kasusnya untuk diproses secara hukum, yang pada gilirannya membantu memberikan perlindungan yang lebih besar kepada para pembantu rumah tangga yang bekerja di Hong Kong.

 

“Erwiana berhasil mengkempenkan peraturan yang lebih baik untuk melindungi orang-orang seperti dirinya,” kata aktivis Kamboja, Somaly Mam, dalam tulisan di majalah TIME.

“Hanya orang-orang yang berani seperti dia yang bisa mewakili suara-suara diam untuk mendapatkan perubahan yang lebih baik,” kata Somaly Mam.


Law Wan-tung 44 tahun (majikan Erwiana) ditangkap diairport  Hong Kong, hari Isnin (20/01/2014), ketika akan terbang ke Thailand.
Law Wan-tung, didakwa melakukan serangan yang membuat Erwiana mengalami kecederaan parah .Law Wan-tung juga didakwa melakukan intimidasi/Photo by
bbc.co.uk,

Perhatian internasional

Erwiana yang berusia 23 tahun dirawat di rumah sakit di Sragen, Jawa Tengah, setelah kembali dari Hong Kong pada Januari lalu.

Kondisinya ketika itu kritikal, yang diperkirakan akibat penyiksaan oleh majikan.

Majikan Erwiana sudah  dinyatakan sebagai tersangka oleh polis Hong Kong.

Juru bicara Badan Koordinasi Pekerja Migran Asia, Eman Villanueva, kepada kantor berita AFP mengatakan masuknya nama Erwiana di TIME membuat mata internasional kembali tertuju ke nasib para pembantu rumah tangga di Hong Kong.

 

Perbicaraan,

Hingga kini Erwiana belum dijadualkan menghadiri perbicaraan. Sidang lanjutan akan dijadualkan  pada 29 April dengan agenda mempertemukan pendakwaraya dengan team peguam majikan untuk selanjutnya menentukan tarikh sidang yang akan menghadirkan semua saksi dari Hong Kong dan Indonesia.

 

Ribuan pembantu rumah tangga di Hong Kong berunjuk rasa(Januari 2014)

Ada korban lain

Awal bulan Januari lalu, ribuan pekerja domestik dari Indonesia dan negara-negara Asia lain di Hong Kong  berunjuk rasa untuk memprotes dugaan tindakan brutal terhadap rakan sekerja mereka itu.

Sementara itu, kelompok pegiat hak-hak pekerja domestik di Hong Kong menyatakan bahwa dua orang pembantu rumah tangga lain juga pernah disiksa oleh majikan Erwiana.

Satu diantaranya melaporkan penyiksaan itu kepada polis pada hari Minggu(awal januari 2014).

Ada 300 ribu pembantu rumah tangga yang bekerja di pulau itu, sebagian besar berasal dari Indonesia dan Filipina.

Ahad 26 Jamadilakhir 1435 / 27 April 2014,
__________________

Referensi; bbc.co.uk,

Editor by Wilhelmina.tumblr.com/

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s