Bilik Tidur Wanita Menunjukkan Kepribadian dan Kebudayaan Pemiliknya

 “Pilihan topik gambar yang diabadikan tidak didasarkan pada bentuk dan dekorasi kamar, tetapi pada keinginan untuk menunjukkan berbagai perbedaan dan kekuatan cerita di balik kamar masing-masing,” ujar  fotografer/Image by bbc.co.uk

 

FortunaMedia.com | Bilik Tidur Wanita Menunjukkan Kepribadian dan Kebudayaan Pemiliknya

Wanita adalah insan yang memiliki kesempurnaan anugerah Allah Yang Maha Mencipta dalam hal mengurus rumahtangga nya.Jika kita melihat persekitaran rumah seseorang itu bersih,rapi,dan tidak berselerak dengan sampah sarap sudah tentu penghuni rumah itu adalah seorang insan wanita yang berjiwa sophisticated.

 

Enas Sheriff, 22 tahun, Kairo, Mesir

Enas Sherif, 22 tahun tinggal bersama ibubapanya di Kaherah, Mesir. Dia memiliki kamarnya sendiri dan merasa bangga atas poster yang dipasang di belakang tempat tidurnya.” Ini membuat saya bermimpi untuk berjalan-jalan ke berbagai tempat yang jauh dari Mesir,” katanya. Ia bermimpi untuk menjadi pramugari maskapai penerbangan Mesir/Photo by bbc.co.uk,

Bilik tidur wanita dan kepribadiannya,

 

Justru bagi  wanita rumah dan keluarga adalah segalanya.So,wanita itu sudah tentu akan menjaga kelestraian dan keharmonian suasana rumah idaman mereka baik luaran rumah mahupun ruangan dalaman rumahnya  seperti ruang tamu dengan dekorasi sensasi untuk menyambut pulang sang suami sekembali dari kerja atau juga para tetamu yang berkunjung kerumahnya.

 

Namun kebanyakannya wanita akan menghias dan menjaga kerapian dan kebersihan ruangan kamar tidurnya,samada dia masih solo.apatah lagi sudah punya suami.

Bilik tidur adalah tempat rehat utama. beginilah anggapan kebanyakan wanita solo dan yang telah kahwin, maka ruang tidur dihias dengan suasana tenang dan nyaman sesuai dengan tema bilik tidur sebagai ruang rehat. Keperluan di bilik tidur hanya katil dan meja sisi, meja solek, almari baju dan mungkin kerusi empuk untuk bersantai.

 

Namun ada yang wanita yang lebih ekstrim atau boleh juga digelar seorang punya ‘peribadi.sensitiviti penuh privasi’  Bagi sebagian mereka, bilik tidur adalah tempat privasi dan ruang peribadi. Maka segala koleksi peribadi disimpan di dalam bilik tidur. Di kepala katil ada bungkusan tempat menyimpan cadar-cadar lama. Di sebelah katil ada bungkusan dan kotak-kotak tempat menyimpan baju-baju lama. Di bawah katil pula ada disimpan koleksi gambar-gambar peribadi dan barang2 usang yang mungkin memberikan kesan sentimental value kepadanya. Semua mahu diletak di bilik .Yup begitulah wanita yang sophistikated.!

 

Namun tentu ada wanita lain yang berpandangan lain dan punya ‘aura pribadi’ berlainan.Dan akan berkata;

Perlukah wanita menjadikan bilik tidur tempat longgokan barangan pribadi? Sudah tentu akan mengganggu keselesaan kita berehat.!kata mereka,

 

Pandangan itu boleh kita terima ,jika kita kaitkan dengan suasana bilik yang  sesak dan padat .Begitu juga bila dikaitkan untuk menjaga kesihatan penghuni bilik tersebut.Barang-barang ini sudah tentu akan berdebu dan perlu dibersihkan selalu,dan tilam  juga diliputi debu jika malas merapikannya .Dan barang-barang ini juga mungkin memerangkap serangga seperti semut, dan labah-labah yang akan membuat sarang dan sesawang di celah barangan yang kurang perhatian. Apabila sekali-sekali  kita mengalihnya, serangga ini akan membuat koloninya dan sesawang sudah berselirat. Tentunya semua ini akan menjejaskan kesihatan para penghuni bilik tidur idaman semua wanita sophistikated.

 

 Berikut saya tampilkan berbagai bilik tidur sejumlah wanita di pebagai belahan dunia ini menunjukkan kepribadian dan kebudayaan pemiliknya.

 

Candas Bas yang berusia 26 tahun adalah seorang penari, guru yoga, dan DJ. Ia tinggal di sebuah apartemen kecil di Istanbul, Turki. Sebagai penari profesional ia pernah hidup di New York dan Sweden untuk beberapa waktu. Satu hal yang paling dia sukai dari rumahnya adalah pemandangan yang indah dari teras yang menghadap pintu masuk muara Tanduk Emas dan kucing-kucingnya/Photo by bbc.co.uk,

 


Aisha Mohammed yang berumur 25 tahun juga tinggal di Abu Dhabi. Ia bekerja di bidang pelancongan  dan kerajinan tangan. “Konsumen-pelanggan kesukaan saya adalah orang-orang dari Italy kerana mereka ramai dan bahagia! Saat musim panas suhu udara bisa mencapai 55 darjat celsius jadi Anda tidak bisa terlalu banyak bergerak di luar.” ‘Girls Bedrooms: Mirrors and Windows’ adalah projek oleh Riverboom/Photo by bbc.co.uk

 

Bogol Antonie, 23 tahun dari Edea, KamerunKamar-kamar tidur ini adalah refleksi sejarah, kepribadian, budaya, obsesi dan status sosial pemiliknya, tetapi juga menjadi jendela yang unik untuk menilik dunia para wanita muda ini. Bogol Antonie yang berusia 23 tahun mempunyai bayi dan dia satu-satunya dari kampung , Cameroon yang bercerai. Ia mengatakan bahwa mantan suaminya melakukan kekerasan jadi sekarang ia tinggal bersama ibubapanya/Photo by bbc.co.uk,

 

Gessiane dan Jessica Tiago da Silva, 20 tahun, Rio de Janeiro

Gessiane dan Jessia Tiago da Silva, 20 tahun, adalah saudara kembar dan yang termuda dari 6 bersaudara. Mereka hidup bersama ibubapa mereka di sebuah rumah kecil di daerah kumuh-setinggan  Santa Marta, Rio de Janeiro,Brazil/Photo by bbc.co.uk

Berenice Hernandes, 19 tahun, Las Vegas, Nevada

Berenice Hernandez berusia 19 tahun dan lahir di Meksiko kemudian pindah ke Las Vegas bersama keluarganya saat ia masih 3 tahun. Pada usia 14 tahun ia dipukul oleh teman sekelasnya dan memutuskannya untuk ikut latihan tinju. “Saya ingin bisa membela diri saya sendiri,” katanya. Saat berumur 17 tahun ia memenangkan gelar juara tinju AS untuk kategori di bawah 18 tahun

 

Suraya Moledina, 30 tahun, Paris, Prancis

Soraya Moledina, 30 tahun, lahir di kota Nice, Perancis dari ayah yang berasal dari India dan ibu dari Perancis. Enam tahun lalu ia pindah ke Paris dan kini tinggal di rumah pakciknya. “Pekerjaan saya sebagai desainer grafik independen tidak cukup untuk biaya hidup di Paris,” kata Suraya. “Kota ini benar-benar mahal, jadi saya juga mulai membangun bisnis kecil-kecilan baru. Saya sangat suka memasak, jadi saya membuka kelas memasak bagi para pelancong dan wisata kuliner”

 

Foto-foto diatas adalah hasil kreatif dua juru foto, Gabriele Galimberti dan Edoardo Delille yang bekerja untuk “projek fotografi Riverboom” berkeliling ke berbagai rumah dari kepulauan Haiti di Lautan Pasifik yang tidak memiliki aliran air seperti di gambar atas sampai ke Sungai Mekong di negara Indo-China, untuk mendokumentasikan bilik tidur anak-anak gadis dan wanita berusia 18-30 tahun. Mereka menyimpulkan bahwa bilik anak-anak perempuan tidak hanya untuk tidur,istirahat  tetapi juga untuk bekerja dan bermain.

Ahad 26 Jamadilakhir 1435 / 27 April 2014
_________________________

Photo/Image by bbc.co.uk,

Written by Wilhelmina.tumblr.com,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s