Kontroversi Jersey Team”The Three Lions” England 2014 Made In Indonesia.


Looking all-white: Steven Gerrard, Joe Hart, Wayne Rooney, Daniel Sturridge and Jack Wilshere unveiled the new England strips before the World Cup/Image by dailymail.co

Harga jersey team kebangsaan England Made in Indonesia by Nike untuk Piala Dunia 2014 di-bid seharga US$150 atau 90 poundsterling. Perdana Menteri Britain David Cameron kritik kerana terlalu mahal.

FortunaMedia.com |Kontroversi Jersey Team“The Three Lions” England 2014 Made In Indonesia.

Masyarakat UK dan publik peminat kelab kebangsaan England membantah keras atas penetapan harga rasmi jersey team kebangsaan  mereka yang digunakan pada event Piala Dunia 2014, bulan June mendatang di Brazil.

Banderol-official price- dari apparel Nike, selaku produsen jersey Team kebangsaan The Three Lions senilai 90 poundsterling atau US$150 dinilai keterlaluan.

 

  • “Harga t.shirt Nike itu sangat mahal,” kata PM Cameron kepada televisyen BBC. Ia juga sempat menyebutkan bahwa ia adalah ayah dari seorang anak lelaki penggila  bolasepak berusia lapan tahun.
  • “Dengan harga semahal itu, ibubapa berada di bawah tekanan besar bila harus membeli t.shirt terbaru dan kita tidak ingin dimanfaatkan,” ujarnya.

PM Cameron sendiri adalah peminat dari kelab bolasepak Aston Villa, yakni team yang berpusat di Birmingham di  tengah Britain dan berada pada peringkat 12 di Liga Utama England.


Faint design: The England away kit features red pin stripes as minor detail/Image by dailymail.co.

Syarikat Nike menyatakan, tiap T.shirt terbuat dari bahan kitar semula berupa lapan botol plastik sehingga ramah lingkungan kerana memanfaatkan limbah buangan. T.shirt juga diklaim mampu menyerap keringat hingga tetap membuat pemakai selesa meski peluh dari tubuh banyak keluar.

 

Nike juga menyebut, konsumen juga punya pilihan. Perusahaan tersebut juga menyediakan kaos versi murah senilai 60 pounsterling atau sekitar US$100,Namun, harga tersebut terlanjur jadi kontroversi. Media-media Britain, termasuk Mirror, mengulas adanya ‘eksploitasi’ di balik produk T.shirt Team England tersebut.

 

Disebutkan, jersey Steven Gerrardcs dan kawan-kawannya tersebut merupakan produk dari Indonesia. Nike dilaporkan mempekerjakan sebanyak 171,000 pekerja di 40 kilang yang ada untuk memenuhi suplai ke pasaran.

 

Negara-negara seperti Indonesia, dan terbaru awal minggu ini Hongkong terbongkar dengan adanya piket para pekerja kilang Nike disana – dinyatakan menjadi destinasi favorit syarikat seperti Nike dalam memproduksi T.shirt  dan sejenisnya. Alasannya tentu saja murahnya upah-gaji pengeluaran.

Ultra Petita, syarikat asal Perancis saingan Nike, menyebut jika apparel bolasepak seperti T.shirt team kebangsaan  menghabiskan biaya produksi sekitar 14 pondsterling per-T.shirt jika diproduksi di Eropah.

 

Bandingkan jika itu diproduksi di negara seperti Indonesia, hanya perlu sekitar 4 poundsterling (ringgit?)

 

Graciela Romero, aktivis NGO-anti kemiskinan ‘War on Want‘ menuturkan, terlihat jurang yang sangat lebar antara upah pekerja pembuat t.shirt dan apa yang diterima komponen lain dari bisnis sukan seperti bolasepak.

 

Romero juga menyebut, kebanyakan pekerja memilih untuk ‘diam-akur’ daripada protes atas rendahnya upah yang mereka terima kerana takut dipecat.

 

  • “Sementara Wayne Rooney dibayar sekitar 300 ribu poundsterling per minggu hanya untuk menendang bola, para pekerja pembuat t.shirt  hanya dibayar Rp5.642 Rupiah atau (sekitar 30 penny),” kata Romero.

 

Mirror juga menampilkan wawancara dengan Aida, seorang pekerja yang menjahit t.shirt di sebuah kilang Nike di Indonesia. Aida menyebut, upah UMR yang ia terima sekitar Rp 2,2 Juta per bulan(sekitar Rm.750) tak sebandng dengan beban kerja yang ia tanggung.

 

  • “Satu t.shirt Nike saya jahit kira-kira 30 saat, artinya ada 120 t.shirt yang saya jahit tiap jam di kilang. Saya dan rakan kerja saya harus hidup dengan upah Rp 2,2 juta,” kata Aida.

 

Itu jauh di bawah upah hidup untuk membeli makanan yang layak, perumahan dan penjagaan kesihatan, dan pendidikan untuk keluarga dan anak-anak,” tambah Aida seperti yang diaporkan  Mirror.

 

Dengan upah senilai itu, artinya upah yang diterima Aida tiap bulan hanya 40 peratus dari harga jual satu t.shirt  yang dijual Nike. Mirror lalu menyajikan data yang menunjukkan betapa perbezaan  nasib para pekerja dengan apa yang dihasilkan syarikat.

 

Markas Nike di Oregon, Portland, Amerika Syrikat disebutkan sebagai pejabat mewah yang dilengkapi dengan tasik, terbentuk kaca-kaca yang berkilauan berdesain eksklusif.

 

Presiden Nike, Mark Parker dilaporkan menerima bayaran sebanyak 9.2 juta poundsterling pada tahun 2013. Adapun aset perusahaan Nike kini mencapai 15,6 billion Poundsterling dengan keuntungan sekitar 1,5 billion poundsterling pada tahun lalu. Memang jauh perbedaannya.

Jumaat 24 Jamadilakhir 1435 / 25 April 2014
___________________________________________

VIDEO:The New Rulers Of The World in Indonesia (2001)

________________________

Referensi ;

ICC.id.wordpress.com/ Mirror/Dailymail.co

Editor by Wilhelmina.tumblr.com,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s