KUDA TROYA Zionis Yahudi di Tubuh Group Bakrie


“singapore/israel;same shit different asshole”

Khamis 9 Jamadilakhir 1435 / 10 April 2014

FortunaMedia.com |KUDA TROYA Zionis Yahudi di Tubuh Group Bakrie Indonesia.

Pengusaha-pengusaha Yahudi dimanapun berada selalu berusaha menyusup dalam kekuasaan dan menciptakan kartel politik untuk kepentingan membangun tata dunia baru, Novus Ordo Seclorum, di bawah kendali Zionisme internasional. Akankah Firma Grup Bakrie Indonesia menjadi ‘kendaraan’ bagi dinasti Zionis-Yahudi untuk menjalankan “agenda-agenda rahasianya” di Indonesia?



        ” Ahmad Bakrie mungkin tersenyum “di sana” tatkala kerajaan bisnis yang dibangunnya dapat bertahan dan berjaya setelah 70 tahun berlalu.Tidak banyak syarikat  swasta nasional yang mampu bertahan dan terus berkembang hingga usia 70 tahun, lebih tua dari usia Republik Indonesia”

 

Di tengah ramainya tudingan mengenai kongkalikong Abu Rizal Bakrie dengan mafia pajak-cukai Gayus Tambunan, publik Indonesia dikejutkan dengan berita tukar guling-sejenis MOU firma milik Group Bakrie dengan Vallar Plc yang dimiliki Dinasti Rothschild, keluarga Yahudi terpandang di Eropah yang mempunyai catatan kelam sebagai pebisnis dan pembuat makar politik untuk kepentingan Yahudi internasional.

Perjanjian “tukar guling” dua perusahaan besar tersebut dilakukan di Singapura, negeri jiran Indonesia yang selama ini dikenal sebagai “Satelit Israel di Asia Tenggara”

 (Baca; Singapore-Israel-a-deep-dark-secret-love-affair/)

 

 

Sudah tak menjadi rahasia umum, kerana tak adanya hubungan diplomatik antara Israel dan Indonesia, maka lobi-lobi bisnis pengusaha Yahudi dengan pengusaha di negeri ini dilakukan dengan menggunakan negara ketiga, yakni Singapura.

Bahkan ada yang menyebut, Kedutaan Besar Israel di Singapura, juga merangkap sebagai kedubes Israel untuk Indonesia!

Theo Kamsa, orang yang baru-baru ini menyelesaikan studi doktornya tentang “Yahudi di Kawasan Selat Melaka” dari Vrije Universitiet, Belanda, menyatakan bahwa orang Yahudi aktif berbisnis kawasan Asia.

Dari Singapura mereka melebarkan bisnis ke Indonesia dan Malaysia,

”Ketara sekali pertautan aktiviti mereka dari Indonesia, ke Malaysia dan Singapura, melampaui batas-batas negara yang formal,” ujar Theo seperti dikutip Radio Nederland.

 

                                             ( Roths child)

Minggu-minggu ini beberapa media Indonesia ramai-ramai menurunkan laporan tentang jejaring Yahudi di Indonesia.
Majalah
Gatra dan Tempo, memuat laporan tentang tukar guling Bakrie Brothers tbk dengan Vallar Plc yang berkedudukan di London, Britain. Majalah Gatra bahkan memuat headline di sampul depan dengan judul “Jejak Yahudi di Grup Bakrie”.

 

Sementara itu, web-site berita online memuat rencana Dinasti Rothschild untuk menguasai sektor energi, terutama batu bara di Indonesia dengan berkolaborasi melalui Grup Bakrie.

Sebelumnya, Majalah Warta Ekonomi juga memuat laporan utama tentang ekspansi pebisnis Yahudi di Indonesia. Bahkan, boleh dikatakan, ekspansi tersebut tak lebih dari “hubungan gelap” antara pengusaha Yahudi dan penguasa di Indonesia yang memuluskan lobi-lobi bisnis mereka di negeri ini. Majalah Warta Ekonomi memuat headline di kulit depan dengan judul “Ekspansi Bisnis Soros dan Israel di Indonesia”.

 

Para pebisnis Yahudi selalu melakukan lobi-lobi bisnis dengan high level, top person, atau top leader di negara manapun mereka melakukan ekspansi bisnisnya. Mereka tak mau melakukan lobi-lobi dengan “orang kelas tempurung”atau non-important person apalagi pengusaha yang tidak memiliki jaringan ke line kekuasaan.

Kerana itu, mereka melakukan lobi-lobi dengan top person di Kadin (Kamar Dagang Industri Indonesia) atau melakukan lobi langsung dengan top leader di negeri ini, seperti pertemuan antara George Soros dengan Timbalan Presiden Boediono dan pegawai tinggi lainnya di Indonesia beberapa waktu lalu.

Sedangkan Vallar Plc yang dimiliki oleh Nathaniel Philip Victor James Rothschild, generasi kedelapan Dinasti Rothschild sukses melakukan lobi bisnis dengan perusahaan besar milik Grup Bakrie, yang tentu saja akan berimbas pada keuntungan dalam berbagai sisi, tak hanya bisnis, mengingat orang tertua di Grup Bakrie, yakni Abu Rizal Bakrie adalah Ketua Umum Parti Golkar, partai terbesar di Indonesia yang mempunyai jaringan kuat di line kekuasaan.


Bagi Yahudi, bisnis tak semata bisnis, namun ada tujuan pokok yang mereka incar, yakni mengkooptasi kekuasaan.

 

Mereka berusaha menancapkan taring kekuasaannya di seluruh dunia untuk memuluskan idea besar mereka membangun tata pemeritahan tunggal, Novus Ordo Seclorum, di bawah Kendali Zionisme Internasional.

 

Upaya mengkooptasi kekuasaan, bahkan dengan cara makar-pemberontakan sekalipun, pernah dilakukan Dinasti Yahudi di negara-negara Eropah dan Amerika. Awalnya melalui penguasaan sektor bisnis strategik, seperti telekomunikasi, sumber daya alam, perbankan, persenjataan, pertaniaan, dan sebagainya, yang berujung pada kooptasi kekuasaan.

Untuk memuluskan agendanya, selain dengan top person yang memegang kekuasaan formal, jejaring Yahudi juga berusaha menggunakan NGO-NGO  yang dibiayai dan dibentuk oleh mereka.

 


(Benjamin Ketang, antek dan Pro Zionis Israel)

 

Jika di Amerika ada American Israeli Public Affair Comitte (AIPAC), maka di Indonesia pada tahun 2002 lalu dilaunching Indonesia-Israel Public Affair Comitte (IIPAC) yang diketuai oleh Benjamin Ketang, kader muda Persatuan Nahdatul Ulama-NU binaan mantan presiden Gus Dur yang berhasil menyelesaikan studi masternya di Hebrew University, Jerussalem.

Kader Zionist Yahudi di Indonesia, Benjamin Ketang berencana maju dalam Pemilihan Legislatif tahun 2014. Lelaki yang pernah kuliah di Israel ini mohon restu untuk calon wakil Parlimen-DPR RI dari Parti Gerindra, Daerah Pilihan Jember-Lumajang.Jawa Barat.

 

Benjamin Ketang yang bernama asli Nur Hamid adalah kader muda NU yang diplot untuk membangun sebuah jejaring politik dan bisnis Yahudi di Indonesia. IIPAC yang diketuai Ketang beraliansi ke AIPAC dan Australia Jewish Comitte.

 

Ekspansi pebisnis Yahudi memiliki tujuan utama terciptanya sebuah “kartel politik” alias persekongkolan politik, antara pengusaha dan penguasa, antara pebisnis dan para komprador.

Freeport, ExxonMobile, dan lain-lain adalah bukti-wujud nyata persekongkolan politik yang mengeruk kekayaan Indonesia dan menyengsarakan jutaan rakyat di negeri ini. Sudah terlanjur, semua dikuasai oleh mafia pengusaha! Bahkan Presiden pun tak dapat berbuat apa-apa.

Semuanya berawal dari Regim Otoriter Suharto, Bapak Moyang Dedengkot yang mendirikan “geng” yang bukan parti, tapi “Golongan” ini, Golongan yang kreatif atas “hasil karyanya” dengan mengeruk hasil bumi Indonesia, yaitu Golongan Karya (Golkar), dimana seluruh kekayaan alam Indonesia dijual habis-habisan selama puluhan tahun lamanya akibat dilicinkan jalannya dengan mengesyahkan Undang-Undang Penanaman Modal Asing atau PMA yang sangat menguntungkan bagi Elite Dunia.

(baca: Target-Amerika-sekutu-selanjutnya-adalah-Papua-Indonesia-timur/)

Kerananya, upaya Dinasti Rotshcild untuk menguasai sumber daya alam di sektor batu bara di Indonesia, yang berkolaborasi dengan Grup Bakrie perlu diwaspadai, mengingat Abu Rizal Bakrie sebagai pemilik dan orangkuat di perusahaan keluarga ini adalah orang nombor wahid di parti terbesar yaitu GOLKAR di Indonesia yang memiliki akses ke jantung kekuasaan di negeri ini!

_____________________________
Sumber:

Adaptasi dari karya asal oleh: Artawijaya (Penulis Buku “Jaringan Yahudi Internasional di Nusantara”)
ICC.wp.com/ Radio Nederland /
Shared and Editor ; Wilhelmina

Advertisements

One comment

  1. […] Indonesia adalah satu-satunya sebuah negara didunia yang tiada atau tanpa wujudnya pangkalan militer Amerika Syarikat.Justru  disebabkan Indonesia begitu kaya melimpah-ruah hasil-mahsul bumi dan lautnya anugerah Allah Yang Maha Kaya.Maka walau tanpa cengkaman penguasaan pangkalan militer Amerika di Indonesia,para pebisnis-pebisnis Amerika keturunan Zionis Yahudi dengan pelbagai cara dan taktik untuk masuk berbisnis untuk mengeruk harta dan kekuasaan politik Indonesia seperti yang baru dikhabarkan tentang syarikat multinasional Indonesia Group Bakrie.Ltd telah melakukan MoU secara rahasia di Singapura dengan Vallar Plc yang dimiliki Dinasti Rothschild, Anda baca kembali disini; Kuda Troya-Zionis-Yahudi-di-tubuh-Group-Bakrie/ […]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s