#Syi’ah Adalah Ajaran Sesat Paling Berbahaya Yang Masuk ke Nusantara

Juma’at 3 Jamadilakhir 1435 / 4 April 2014

 

 

FortunaMedia.com |#Syi’ah Adalah Ajaran Sesat Paling Berbahaya Yang Masuk ke Nusantara

(Habib Ahmad Zain Al Kaff)

INDONESIA saat ini sedang mengalami pemurtadan besar-besaran. Baik pemurtadan dari Islam kepada agama lain, atau dari Islam kepada ajaran-ajaran sesat. Saat ini, ajaran-ajaran sesat sengaja dikembangkan di Indonesia untuk merosak iman kaum muslimin.

Demikian pernyataan Habib Ahmad Zain Al Kaff  dalam acara Tabligh Akbar “Memperkokoh Aqidah Ahlus Sunnah Wal Jama’ah dari Ancaman Penyimpangan Ajaran Syiah”, Ahad, 30 Mac 2014, di Jakarta Timur.

Ketua Yayasan Albayyinat dan Pengurus Wilayah Nadhlatul Ulama Jawa Timur ini menyatakan bahwa ajaran-ajaran sesat yang tumbuh subur di negara Indonesia belakangan ini sengaja diimpot dari negara lain.

Dari Amerika, masuk aliran sesat Jaringan Islam Liberal. Dari India, masuk Ahmadiyah Qadiani. Dari Iran, masuk Syiah Rafidhah, yang di Indonesia mereka mengaku sebagai mahzab ahlul bait.


 “Ajaran sesat yang paling berbahaya yang masuk ke Indonesia adalah Syiah. Kenapa? Sebab, mereka disokong negara besar yang kaya: Iran. Dan mereka bekerja keras siang malam untuk memasukkan fahaman  mereka ke Indonesia,” jelas Habib, yang sejak bertahun-tahun lalu, sudah gencar menyeru tentang bahaya Syiah.

Habib Zain mengatakan Syiah melakukan pendekatan kepada tokoh-tokoh Indonesia. Banyak tokoh kita diundang tamasya ke Iran. Tokoh-tokoh yang pernah ditamasyakan ke Iran, pasti ada apa-apanya. Kerana itu, jangan hairan ketika mereka dengan lantang bicara membela Syiah, dan berani mengatakan bahwa Syiah tidak sesat. Padahal, mudah sekali mengetahui suatu aliran dikatakan sesat atau tidak.

“Tinggal kita rujukkan saja apakah ia sesuai Alqur’an dan AsSunnah atau tidak,” ujarnya.

Habib Zain juga menyatakan keprihatinannya terhadap banyaknya mahasiswa Indonesia yang mudah tertipu dengan habuan beasiswa. Kata Habib Zain, ,“Banyak mahasiswa yang berangkat masih muslim, ketika pulang, mereka sudah murtad (menjadi Syi’ah).”

Habib yang juga penulis banyak buku tentang kesesatan Syi’ah ini menyatakan bahwa ketika kita ingin mengkaji sesatnya Syi’ah, mestinya kita rujuk langsung pada kitab rujukan mereka. Jangan mengikuti kata-kata tokoh semisal Jalaluddin Rakhmat-tokoh syiah Indonesia, atau tokoh-tokoh lainnya.

“Tetapi, ketahuilah bagaimana Syi’ah dari rujukan asli mereka, semisal Kitab Al Kahfi.

Dalam kitab tersebut, Al Kulaini, salah saorang ulama Syiah, menulis bahwa sepeninggal Rasulullah, semua sahabat murtad, kecuali beberapa orang saja.

Padahal, dalam Alqura’an, Allah jelas-jelas memuji sahabat. Allah redha pada mereka, dan mereka pun redha pada Allah. Demikian jelas Habib Zain.
____________________

sumber;
islampos.com
Shared by Wilhelmina

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s