#SaveCeremai; Benarkah Indonesia jual Gunung Ceremai kepada CHEVRON?[01]


Gunung Ceremai – Posisi geografis puncaknya terletak pada 6° 53′ 30″ LS dan 108° 24′ 00″ BT, dengan ketinggian 3.078 m di atas permukaan laut. Gunung ini merupakan gunung tertinggi di Jawa Barat.Indonesia.

 

Sabtu 27 Jamadilawal 1435 / 29 Mac 2014

 

FortunaMedia.com |#SaveCeremai; Benarkah Indonesia jual Gunung Ceremai kepada CHEVRON?

Membaca berita yang menggemparkan di Indonesia kini  yaitu  Isu penjualan Gunung Ceremai di Provinsi Jawa Barat oleh pemerintah daerah Jawa Barat yang merebak di media sosial beberapa hari ini. Dari isu yang tak jelas kebenarannya itu bertiup- kencang jika gunung yang terletak di Daerah Kuningan tersebut dijual senilai IDR 60 trilion kepada Chevron Corporation. Syarikat asal Amerika Syarikat– kapitalisme sejati dan neolib – syarikat yang bergerak dibidang projek Gheotermal (tenaga elektrik -panas bumi)

 

 

(Taman Nasional Gunung Ceremai yang penuh manipulasi)

 

Apa yang sebenarnya terjadi? Mengapa muncul isu Ceremai bakal dijual ke syarikat  asing dengan nilai fantastik?
Menurut aktivis Gerakan Massa Pejuang untuk Rakyat (Gempur) Kuningan,Jawa Barat “Okky Satrio Djati”, isu itu muncul tak lepas dari rencana eksploitasi tenaga panas bumi di Gunung Ceremai. Gempur adalah sarana komunikasi warga Kuningan yang terdiri dari masyarakat adat, ketua desa, mahasiswa, pemuda untuk menolak eksploitasi panas bumi di Gunung Ceremai.

Daerah Kuningan, adalah gerbang utama untuk mengeksploitasi gunung terbesar di Jawa Barat tersebut,untuk projek tenaga elektrik-panas bumi Sedangkan daerah Majalengka dan sekitarnya akan terkena dampaknya.

 

Menurut Okky, rencana eksploitasi panas bumi di Ceremai itu akan mengeluarkan dan berdampak merosakkan lingkungan;

1) Campuran beberapa gas, diantaranya karbon dioksida (CO2), hidrogen sulfida (H2S), metana (CH4), dan amonia (NH3).
2) Pencemar-pencemar tersebut  jika lepas ikut memiliki andil/punca pada pemanasan global, hujan asam, dan bau yang tak sedap serta beracun.
3) Pembangunan pembangkit tenaga elektrik juga merosak stabilitas tanah.
4) Punca air bersih akan berkurang.
5) Akan adanya gempa minor, yang mengakibatkan gunung meletus.

 

Menurut mantan  pilot terkenal Indonesia di tahun 80 hinga 90′an, Gunung Ceremai jarang di lalui oleh pesawat terbang, apalagi berputar di lereng Ceremai, bukan kerana ada mitos “Ceremai itu angker” tapi di sebabkan, adanya sambaran petir yang berawal dari dua arah, yaitu atas dan bawah. Jika dari atas, itu sangat wajar. Jika dari bawah? Itu tandanya Gunung Ceremai mengandungi emas dan juga uranium!

 

Mereka (Chevron) bukan hanya bergerak di bidang gheotermal saja, mereka ingin mengorek semua kekayaan alam Indonesia!..
Lihatlah apa yang terjadi kini di pergunungan Papua Barat-Indonesia Timur,dengan alasan penyelidikan adanya tembaga dikawasan pergunungan tersebut.Namun mereka- Syarikat Freeport-masih bertapak di Papua sudah lebih 50tahun-kerana mereka telah menemukan “harta karun emas”.
Yang anehnya,! pemimpin dan rakyat Indonesia telah diperbodohkan dalam agrement konsesi lesen itu masih tertulis ‘tembaga’ padahal mereka telah membawa keluar ber-tan-tan “harta karun emas murni”!

 

Begitulah jika Indonesia masih dipimpin penguasa tak amanah.mulut mereka sentiasa disogok dengan dolar-dolar hasil dari rompakan kekayaan harta -khazanah negara baik dari lautan berupa blok-blok minyak/gas atau hutannya dengan hasil hutannya oleh kuasa-kuasa ekonomi dari syarikat asing dan agen-agennya adalah konglomerat Cina Kafir yang tidak peduli apa akan terjadi kepada anak-cucu bangsa Indonesia dimasa depan.!

 

Menurut Okky,dari NGO-GEMPUR  khabar berita  bahwa panas bumi di Gunung Ceremai akan dieksploitasi asing sudah muncul sejak 2004. Ketika itu, muncul surat keputusan menteri kehutanan tentang keberadaan Taman Nasional Gunung Ciremai. Saat itu SK(Surat Keputusan) keluar pada era menteri Kaban yang menggantikan menteri M Prakosa. Menurut Okky, masyarakat  curiga mengapa ada taman nasional mengingat dari hasil studi perguruan tinggi setempat konservasi di Gunung Ceremai berasaskan masyarakat.

“Masyarakat menganggap ini penuh manipulasi. Masyarakat menilai tidak perlu ada taman nasional di Gunung Ceremai,” ujar Okky kepada merdeka.com, Isnin (3/3/2014).

Kemudian waktu berlanjut, pada 2006 warga masyarakat mendengar pertemuan di Bali muncul rencana/cadangan dari Pemerintah Daerah Jawa Barat ada tujuh wilayah yang bisa diupayakan untuk energi panas bumi. Tujuh wilayah itu terbentang dari Ceremai, Kuningan, Ciamis, hingga Pangandaran. “Meliputi 3 kabupaten,” ujar Okky.

Okky menambahkan, masyarakat juga hairan dan terkejut  mendengar tender pemanfaatan panas bumi sudah dilakukan dengan hanya dua peserta yaitu perusahaan asal Turki, Hitay dan Jasa Daya Chevron. “Ini kan janggal, untuk nilai trilionan dolar, hanya ada dua peserta tender,” ujar Okky.

Menurut Okky, rencana eksploitasi panas bumi di Ceremai itu jarang disosialisasikan oleh pemerintah kabupaten. “Hanya ada dua kali sosialisasi/hebahan  yaitu pada Disember 2012 di desa Ragawacana dan desa Cisantana. Itu pun warga masyarakat menolak,” ujarnya

Pemerintah Jawa Barat khususnya mempermudah jalan bagi Chevron Corporation untuk menembus, gunung Ceremai. Cara ataupun jalan yang telah mereka rencanakan ataupun sudah digunakan.

 

Relakah Anda Ceremai digadai seharga 60.Trilion IDR?
Indonesia Bak Tetamu di Negeri Sendiri,
Mengunggah Senyum Walau Sebenarnya Geram,
Kaku Saat Tanah Emas Papua dikuras Freeport,
Kelu saat Blok Cepu di Sedot Exon.
Dan Sekarang Chevron Siap Membuat CACAT Ceremai. #SaveCeremai.

————————————————————-

Pustaka;

voa-islam.com/merdeka.com/wikipediaIndonesia
Written and Shared by Wilhelmina

———————————-

Artikel tentang isu Gunung Ceremai ini akan berlanjutan terus ke artikel berikut hingga muncul kesahihan fakta dan datanya bukan hanya sekadar berita hoax .InsyaAllah

Bersambung

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s