Kumpulan MILF Khianati Muslim Mindanao Selatan

Dulang: A Halal Tausug Cuisine Restaurant in Metro Manila.
Dulang is located at 1313 M. Adriatico Street corner Padre Faura, Ermita, Manila;shared by hijabified.net

 

Sabtu 27 Jamadilawal 1435 / 29 Mac 2014

FortunaMedia.com |Kumpulan MILF Khianati Muslim Mindanao Selatan

Manila- Setelah perjuangan panjangnya di pulau selatan Mindanao, Moro Islamic Liberation Front (MILF) akhirnya mengkhianati perjuangan Bangsa Muslim di Mindanao Selatan dan berhasil digiring pemerintah Filipina untuk melakukan rundingan kesepakatan pada Khamis (27/3/2014) di istana presiden di ibukota Manila[1]

 


  Ketua MILF bersepakat dengan penguasa kafir Filipina. (Foto : Al Jazeera)

 

 

 

Manila (Arrahmah.com) Setelah perjuangan panjangnya di pulau selatan Mindanao, Moro Islamic Liberation Front (MILF) mengkhianati Bangsamoro dan berhasil digiring pemerintah Filipina untuk melakukan kesepakatan pada Kamis (27/3/2014) di istana presiden di ibukota Manila. – See more at: http://www.arrahmah.com/news/2014/03/28/khianati-muslim-moro-milf-lakukan-kesepakatan-damai-dengan-penguasa-kafir-filipina.html#sthash.TpBX2NgJ.dpuf
Manila (Arrahmah.com) Setelah perjuangan panjangnya di pulau selatan Mindanao, Moro Islamic Liberation Front (MILF) mengkhianati Bangsamoro dan berhasil digiring pemerintah Filipina untuk melakukan kesepakatan pada Kamis (27/3/2014) di istana presiden di ibukota Manila. – See more at: http://www.arrahmah.com/news/2014/03/28/khianati-muslim-moro-milf-lakukan-kesepakatan-damai-dengan-penguasa-kafir-filipina.html#sthash.TpBX2NgJ.dpuf

“Mari kita menyingkirkan prasangka masa lalu dan memberikan kontribusi untuk suasana optimisme yang untuk pertama kalinya setelah sekian lama menjadi lazim di Muslim Mindanao,” klaim Presiden Benigno Aquino sebelum menandatangani perjanjian.

 

Turut hadir dalam upacara tersebut adalah Pemimpin MILF Al Haj Murad Ebrahim dan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak, sebagai mediator utama pembicaraan.

Lebih dari 500 anggota MILF juga diundang menghadiri upacara, serta para pegawai dan diplomat Filipina.

“Sebuah pemerintahan transisi akan dibentuk melalui pilihan raya  yang diagendakan pada tahun 2016.” ucap Murad kepada Al Jazeera.

 

Sam Zarifi, Direktur Komisi Peguamcara  Internasional Asia Pacific, mengatakan kepada Al Jazeera bahwa perjanjian ini bukanlah “langkah yang signifikan” untuk mengakhiri konflik internal terbesar di Asia. Perjanjian ini merupakan pengkhianatan dalam mengembalikan hak Bangsa Muslim Mindanao  untuk merealisasikan kedaulatan pemerintahannya, dengan otonomi anggaran dan kekuatan politik mandiri.

 

Hal tersebut ditegaskan pula oleh Abu Misry Mama juru bicara Mujahidiin Bangsamoro Islamic Freedom Fighters (BILF) pada Khamis (27/2), bahwa faktanya perjanjian itu akan melonggarkan kekuasaan Bangsamoro dan menjauhkannya dari tujuan politik sejatinya, yakni futuh /bebas  dari regim kafir.

Abu Misry  menambahkan bahwa “tidak ada alasan bagi ummat untuk turut merayakan bentuk kompromi apapun dengan pemerintah yang kafir”.

 

Angeles, seorang suku asli Yakan, ketua daerah kota Tipo-Tipo mengatakan kepada STAR bahwa rakyat skeptis jika perjanjian ini dapat menjamin pembangunan Mindanao untuk dimasa  depannya.

__________________

“DIKEBUMI BERSAMA IDENTITI MUSLIMIN”

 
MORO? Kamu gelar aku Moro?
Moro bermaksud Muslim,
Oh.. tolong panggil aku Muslim bukan Moro,
 

 
Kami BangsaMoro?
Maksud anda kami ialah bangsa Muslim?
Oh.. tolong panggil kami Bangsa Bangsa Muslim,
Kami Muslim Sulu dan Muslim Mindanao,
Itulah bangsa kami…
 

 
Kami suka dipanggil Muslim atau Muslimin,
kami cinta dan redha dengan panggilan ini,
Jangan panggil kami dengan panggilan lain,
Kerana Islam adalah pegangan kami,
Hidup dan mati kami dengan Islam,
Sedangkan Moro bukan pegangan mahu pun bangsa,
Tahukah Anda dari mana kalimat Moro berasal?
 

 
Bangsa sekitar laut Mediterranean menyebut Moro,
Moro bermaksud BERKULIT PERANG,
Hanya kerana bangsa muslimin MAURICE di Andalusia,
Menakluk penganut HELENISTIK Sepanyol selama 800 tahun itu…
mereka berkulit perang…
Mereka, muslimin Arab Maghribi dan muslimin Barber Maghribi,
Arab menutur Arabik, Barber menutur Barberik,
 

 
Muslimin Maghribi telah tertewas,
Dihancurkan oleh Triniti HELENISTIK,
Mereka kembali ke Mahgribi dari Sepanyol,
Negara mereka dijoloki MOROCCO.
 

 
Di Malaysia ada istilah ini…
Disebut MURUKU,
Kerepek tepung berwarna PERANG,
Berasal dari bawah gunung HIMALAYA,
Dari bahasa bangsa Malayalam,
Dari anak cucu KATURAH isteri ke-3 Ibrahim as,
 

 
Apa pun…
Bukanlah problema menyebut Moro,
Kerana ia istilah dari bahasa,
Yang problema ialah,
Memaksakan nama itu dijadikan bangsa,
 

 
Muslimin Sulu, Muslimin Mindanao,
Muslimin Melayu, Muslimin Jawa,
Muslimin China, Muslimin India,
Kita semua lain bangsa kerana bahasa dan budaya,
Tapi kita SATU iaitu MUSLIMIN yang bersaudara…
 

Kita Muslimin bukan MORO….

 

 
ASREE-MURUKU[2]
Khamis, 02.01.2014,
Putrajaya.

_______________
Pustaka ;

[1] arrahmah.com
[2] tausug-globalblogspot.com

Shared and Editor by Wilhelmina

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s