Keluarga Penumpang Pesawat #MH370 Ancam Mogok Makan


Seorang wanita yang diduga keluarga penumpang Malaysia Airlines MH370 terduduk dan menangis di Beijing Airport setelah mendengar berita tentang hilangnya pesawat Boeing 777-200 milik Malaysia Airlines, Sabtu (8/3/2014)/AFP PHOTO/MARK RALSTON

Selasa 16 Jamadilawal 1435/18 Mac 2014

FortunaMedia.com |Keluarga Penumpang Pesawat #MH370 Ancam Mogok Makan

BEIJING — Keluarga dan ahli waris  penumpang asal China dalam pesawat Malaysia Airlines MH370, yang sudah putus asa, mengancam untuk melakukan mogok makan, Selasa (18/3/2014), saat menuntut jawaban tentang pesawat yang hilang itu dari para pegawai Malaysia.


“Sekarang kami tidak punya khabar, dan semua orang bisa difahami kalau khawatir. Para keluarga/ahli waris  mengatakan, mereka akan pergi ke Kedutaan (Malaysia) untuk mencari duta besar,” kata Wen Wancheng, yang putranya ada di pesawat yang hilang itu. “Duta Besar Malaysia mestinya menampilkan dirinya di sini. Namun, dia tidak melakukannya,” kata Wen kepada wartawan setelah pertemuan rutin antara pejabat Malaysia Airlines dan anggota keluarga penumpang di sebuah hotel di Beijing.

“Para kerabat sangat tidak puas. Jadi, Anda mendengar, mereka mengatakan ‘mogok makan’,” tambah seorang lelaki berusia 63 tahun yang berasal dari Provinsi Shandong di China bagian timur.

Dua pertiga dari penumpang Malaysia Airlines MH370, yang total membawa 239 orang, adalah warga China.

 

Di luar ruang pertemuan, seorang perempuan yang memegang baner bertuliskan “Hargai kehidupan. Kembalikan keluarga kami” mengatakan kepada wartawan bahwa keluarga/ahli waris  para penumpang akan melakukan mogok makan. Dia menolak untuk memberi tahu berapa banyak yang akan melakukan aksi mogok itu, atau menyebutkan namanya. “Kerana mereka tidak memberi kami kebenaran tentang nasib orang-orang tersebut, kami semua protes,” kata perempuan itu dengan marah. “Semua keluarga  menghadapi tekanan emosi/ mental,” tambahnya.

Wen juga mengatakan, sejumlah keluarga/ahli waris penumpang telah berhenti datang ke pertemuan itu, mengingat begitu lama mereka menunggu informasi. “Ini tidak berarti menyerah,” tambahnya. “Adalah normal kembali ke rumah. Seperti saya, saya telah pergi untuk waktu yang lama.”

Beijing telah mengecam Malaysia terkait cara pemerintah /pihak berkuasa  menangani insiden tersebut.

_________________________

Sumber: AFP/internasional.kompas.com
Editor ; Wilhelmina

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s