#PrayForMH370:Malaysia Airlines MH370 Terbukti Sengaja Hindari Radar


#The Arleigh Burke kapal kelas pemusnah berpandu-peluru berpandu USS Kidd dan USS Pinckney dilihat  transit di Lautan Pasifik  gambar ini diambil Tentera Laut Amerika Syarikat pada 18 Mei 2011. Kidd dan Pinkney turut  mencari pesawat Malaysia yang hilang dan sedang digunakan semula ke Selat Melaka di pantai barat Malaysia sebagai kawasan carian baru dibuka di Lautan Hindi, menurut pegawai-pegawai pada 13 Mac, 2014.
Credit: Reuters/US Navy/Seaman Apprentice Carla Ocampo/Handout

 

Ahad 14 Jamadilawal 1435/16 Mac 2014
Editor by Wilhelmina

FortunaMedia.com |#PrayForMH370:Malaysia Airlines MH370 Terbukti Sengaja Hindari Radar

Meski Pemerintah Kerajaan Malaysia belum memastikan hilangnya pesawat Malaysia Airlines MH 370 kerana aksi pembajakan atau rampasan, namun dugaan senario pembajakan terhadap pesawat yang hilang sejak Sabtu minggu yang lalu (8/3/2014) kini semakin kuat.

 

Ini terungkap setelah Perdana Menteri Malaysia, Datuk Seri Najib Tun Razak mengadakan  satu sidang media di Lapangan Terbang Antarabangsa Kuala Lumpur (KLIA) di Sepang (Sabtu-15/3/2014)   Dalam sidang media  tersebut, PM Najib menyatakan, pesawat Boeing 777-200ER milik maskapai Malaysian Airlines sengaja dibelokkan atau dilencongkan dari route-jalur penerbangan dan  dimatikan radar transponder-nya.

 

Apa yang disampaikan oleh PM Najib  dalam sidang media hari ini memunculkan dugaan bahwa pembajak MH370 bukan orang sembarangan, setidaknya ia mengetahui teknikal  pengoperasian instrumen pesawat. Kerana, selain membelokkan/melencongkan  route dan mematikan transponder, pihak yang mengambilalih pesawat dengan sengaja memilih jalur untuk menghindari radar agar tidak terdeteksi.

 

Fakta di atas diperkuat dengan data yang didapat oleh Reuters. Pada Jumat (14/3/2014), Reuters mendapatkan data lokasi MH370 yang ditangkap radar militer Malaysia setelah menghilang dari radar awam. Data tersebut didapat Reuters dari sumber kepolisan Malaysia yang tidak mau disebutkan namanya.

 

Dari data tersebut, diketahui MH370 berada di waypoint yang bernama IGARI pada Sabtu (8/3/2014) minggu lalu, pukul 01:21 pagi waktu Malaysia. Waypoint IGARI sendiri berada di radial 059 derajat dari radar VOR Kota Bharu.

 

Setelah itu, MH370 bergerak ke arah barat menuju waypoint VAMPI yang berada di Selat Malaka, atau timur laut Banda Aceh, Indonesia tanpa terdeteksi radar sivil.

 

Setelah mencapai titik VAMPI, MH370 berbelok sedikit ke timur laut menuju waypoint GIVAL yang berada di selatan Phuket, Thailand, lalu terbang ke arah barat laut menuju waypoint IGREX yang berada di tengah laut Andaman.

 

Radar militer Malaysia kemudian tidak bisa menjejaki lagi kemana MH370 pergi. Dari waypoint IGREX, terdapat route airways P628 yang sering digunakan oleh pilot untuk terbang dari wilayah Asia Tenggara menuju Timur Tengah atau Eropah.


Dari pemilihan jalur seperti dijelaskan di atas, bisa disimpulkan bahwa siapa saja yang membelokkan penerbangan MH370 adalah orang yang memiliki pengetahuan yang cukup.

 

Hal tersebut juga diutarakan oleh Associated Press (AP) yang mengatakan bahwa satu orang atau lebih yang memiliki pengetahuan terbang yang signifikan telah membajak Malaysian Airlines MH370.


Orang tersebut tahu bagaimana cara mematikan transponder pesawat, dan memberikan input navigasi yang baru, menyimpang dari route-jalur penerbangan  yang telah diatur untuk terbang menuju Beijing.

 

Route MH370 digambarkan oleh grafik  yang terdapat di website http://irinfodotorg.files.wordpress.com di bawah ini. File resolusi tinggi dari foto di bawah bisa dibuka melalui tautan ini.

 Waypoint pesawat Malaysia Airlines MH370. Sumber: http://airinfodotorg.files.wordpress.com/

Dari waypoint IGREX di tengah laut Andaman tersebut, MH370 diperkirakan masih memiliki bahan bakar untuk terbang selama 5 jam. Kerana itulah, saat ini fokus pencarian Boeing 777-200 Malaysian Airlines tersebut dikonsentrasikan dari batas utara di Tajikistan hingga batas selatan di Samudera Hindi.

 

MH370 sengaja menghindari radar?

Layaknya seperti dijalan raya, pesawat terbang di udara juga harus melalui  jalur yang sudah ditentukan, jalur udara tersebut disebut airways yang menghubungkan dari satu waypoint ke waypoint berikutnya. Dalam pesawat terbang moden, seperti Boeing 777-200ER milik Malaysian Airlines ini, pesawat juga sudah dilengkapi dengan komputer penerbangan (Flight Management Computing-FMC).

 

Melalui FMC inilah, pilot memberikan input waypoint dan airways mana yang akan digunakan dalam satu rute penerbangan, lengkap dengan informasi lain seperti ketinggian jelajah, berat pesawat, bahan bakar, dan sebagainya.

Kerana itu, fakta bahwa MH370 terbang dari satu waypoint ke waypoint berikutnya, bukan terbang  bebas ke sembarang arah, menguatkan dugaan orang yang berpengalaman yang menerbangkan MH370 keluar dari jalurnya.

 

Route yang diambil oleh MH370 setelah mematikan transponder juga terkesan mencurigakan. Pasalnya jika ditarik garis lurus, maka route baru yang ditempuh MH370 tersebut seolah terbang menghindari radar pengawas.

 

Untuk diketahui, wilayah udara terbagi atas beberapa FIR (Flight Information Region: http://en.wikipedia.org/wiki/Flight_information_region) yang dikontrol oleh masing-masing negara. Sesaat sebelum hilang dari waypoint IGARI, MH370 mematikan transpondernya. IGARI berada di batas antara FIR Singapura dan FIR Ho-Chi-Minh, Khusus untuk FIR Singapura yang ada di laut China Selatan ini, koridor utara dikontrol oleh pihak Malaysia.

Foto Kuala Lumpur FIR. Sumber: http://www.swld.com.au/images/air_asia_FIR.jpg

Sesaat sebelum meninggalkan FIR yang dikontrol Malaysia dan hendak masuk ke FIR Ho-Chi-Minh (Vietnam), MH370 mematikan transponder dan mengubah arah menuju ke waypoint VAMPI hingga IGREX, yang seolah terbang di tepian batas antar FIR berbagai negara, yaitu Ho-Chi-Minh, Bangkok dan Yangon.

Sayangnya, radar militer Malaysia tak bisa menjejak MH370 selepas waypoint IGREX. Saat ditanya oleh Reuters tentang seberapa luas cakupan radar militer Malaysia,Pemangku Menteri Pengangkutan Malaysia, Hishammuddin Hussein Onn menolak untuk menjawab, sebab hal tersebut menurutnya adalah informasi yang sensitif.

 

Banyak komentar yang muncul setelah informasi mengenai keberadaan terakhir MH370 ini diungkap. Mengapa pihak Malaysia baru memunculkan data tujuh hari setelah hilangnya MH370 juga dipertanyakan, mengingat semua sumber daya yang ada selama ini justru dikerahkan di laut China Selatan.

 

Kini Perdana Malaysia Datuk Seri Najib Tun Razak telah memerintahkan semua sumber daya untuk dikerahkan melakukan pencarian di wilayah yang baru, berdasar posisi terakhir MH370 menurut radar militer Malaysia. mengingat luasnya wilayah pencarian, yang membentang antara Tajikistan hingga Samudra Hindi, semua berharap agar keberadaan Boeing 777-200ER Malaysian Airlines tersebut segera ditemukan
___________________________

Sumber: Reuters/teknokompas.com

2 comments

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s