#PrayForMH370; Pesawat Bisa “Dihilangkan” Oleh Teknologi Militer Canggih


Electronic Warfare (Systematic.com)

Sabtu 13 Jamadilawal 1435 / 15 Mac 2014
  Editor  by Wilhelmina

FortunaMedia.com |#PrayForMH370; Pesawat Bisa “Dihilangkan” Oleh Teknologi Militer Canggih

Artikel ini adalah lanjutan dari entry sebelumnya tentang beberapa teori yang merupakan ramalan sains-teknology dan ilmiah bukan seperti ramalan menujum/meneropong ala  bomoh-bomoh Malaysia yang berunsur khurafat-tahyul dalam isu kehilangan MH370 ini maka terzahirnya manusia yang bermentaliti mistik dan metafizik yang tidak berpijak di bumi nyata.

Maka wujudlah pihak-pihak yang mengaitkan kehilangan MH370 dengan alam khayalan seperti bunian, fenomena segi tiga Bermuda dan seumpamanya. Mentaliti khayalan seumpama ini adalah antara yang sukar dibendung kerana pengamalnya kebanyakannya taksub dengan apa yang mereka fikirkan hingga mereka terperosok ke dalam dunia khurafat dan tahyul.

Hakikatnya akal mereka sendiri tidak dapat menjangkau perkara tersebut tetapi mereka tetap ingin menghasilkan keyakinan (di akal mereka) melalui gambaran peristiwa yang mereka reka/ada-adakan sendiri! Maka wujudlah para bomoh dan pengamal paranormal yang cuba mengesan kehilangan pesawat Boeing tersebut dengan upacara karut yang memalukan konon mendakwa melalui penggunaan pancaindera ke-6 mereka yang tidak pernah wujud!

Mari kita tinggalkan mereka dalam “kepompong dunia tahyul allakazaamnya”. Seterusnya untuk Anda pembaca setia blog ini agar memahami apa yang akan saya nukilkan berikutnya,  sebelumnya membaca dahulu artikel pertamanya disini;

https://helmysyamza.wordpress.com/2014/03/14/prayformh370beberapa-teori-ramalan-hilangnya-penerbangan-mh370/

Di sebalik kita meminta dan menerima bantuan dari banyak negara dalam usaha mencari MH370 ini, antara perkara yang harus dilihat di dalam kes ini ialah campur tangan asing, khususnya Amerika dan Barat bahkan militer Singapura yang perlu diawasi ke dalam wilayah Malaysia. Ini kerana mereka adalah pasukan dari negara kuffar yang selama ini memusuhi Islam dan umatnya. Dengan penghantaran kapal dan peralatan perang tercanggih oleh Amerika juga  atas nama ‘bantuan’ mencari dan menyelamat, kita seharusnya mempersoalkan ‘keikhlasan’ mereka di sini kerana selama ini sudah berapa banyak mereka membunuh umat Islam yang tidak berdosa di Afghanistan, Pakistan, Iraq dan yang secara tidak langsung di Palestin, Syria, Mesir dan banyak lagi, melalui sokongan mereka kepada pemimpin negara-negara tersebut yang menjadi ejen mereka.

Aneh, kenapa pula kali ini mereka beriya-riya ingin menyelamatkan orang lain? Apatah lagi dalam keadaan kita didedahkan dengan fakta tentang wartawan kontroversi CNN, Richard Quest yang terbang bersama pembantu juruterbang MH370, Fariq Abdul Hamid, 17 hari sebelum kejadian. Semua ini tidak harus diambil mudah.

7. Pesawat Bisa “Dihilangkan” Oleh Teknologi Militer Canggih

Dua puluh orang ilmuwan Semiconductor yang sedang terlibat dalam penelitian super cangih dalam teknologi elektrik ikut berada di dalam pesawat MAS yang hilang. Beberapa hasilnya digunakan untuk tujuan pertahanan, hal ini menimbulkan pertanyaan wartawan tentang persenjataan elektronik yang dapat menyembunyikan pesawat.

Senjata elektronik baru pada masa kini memungkinkan untuk memblokir (jamming), membutakan (blinding), memekakkan telinga (deafening) dan banyak lagi, sehingga pesawat mungkin dapat menghilang dari deteksi radar dan sistem keamanan tidak lagi dapat mendeteksinya.

Radar dasar bernama Electronic Counter-Measure strategies atau strategi tolak ukur Elektronik yang digunakan dalam peperangan elektronik (Electronic Warfare / EW) adalah:

  1. Gangguan radar,
  2. Menargetkan modifikasi, dan
  3. Mengubah sifat electrik dari udara.

Misalnya, kesaksian intelijen AS yang menjelaskan kepada The Daily Beast oleh pegawai intelijennya dan juga para mantan pegawainya, menyimpulkan setiap serangan Israel terhadap Iran akan jauh melampaui serangan udara pesawat tempur, dan kemungkinan akan menyebarkan EW terhadap jaringan Iran yang meliputi electrik, internet, jaringan talipon seluler(ponsel) dan frekuensi darurat untuk petugas pemadam kebakaran dan polis.

“Sebagai contoh, Israel telah mengembangkan senjata yang mampu meniru signal ponsel(telpon seluler) yang dapat memerintahkan jaringan itu untuk “tidur” secara efektif dan akan menghentikan transmisi,” ujar pegawai  intelijen mengkonfirmasi. “Israel juga memiliki jammers yang mampu menciptakan gangguan dalam frekuensi darurat di Iran saat responden pertama,” terangnya.

Pada tahun 2007 lalu, militer Syria  juga pernah merasakan alat peperangan (warfare) ini, ketika radar pertahanan udara negara itu awalnya dibuat ‘buta’ lalu akhirnya baru dapat mendeteksi pesawat-pesawat Israel. Pada awalnya radar akan menimbulkan kesan bahwa tidak ada jet tempur di langit dan dalam sekejap, tiba-tiba pada radar terlihat langit dipenuhi dengan ratusan pesawat tempur, ” tambah intelijen itu.

“Tahun 2013 lalu, diumumkan juga bahwa teknologi siluman atau stealth yang terbaru membuat pesawat dapat tak terlihat. Dan tak hanya hilang di radar, tapi juga tersembunyi atau tak tampak alias hilang jika dilihat oleh mata manusia juga – “seperti Jubah Gaib (invisibility cloak) di filem Hollywood sci-fi thriller,” tulis Military.com


Cloaking army suit/Img by thegreenhead.com

Negara China juga baru saja disebut-sebut sedang meneliti sebuah teknologi “cloaking” (menghilang tak terlihat) menggunakan array heksagonal dari panel kaca untuk membelokkan cahaya di sekitar objek, menutupinya dari pandangan seolah-olah disembunyikan oleh Jubah Gaib (invisibility cloak), para ahli menegaskan bahwa teknologi itu hebat. Dan tidak seperti projek Amerika dan Eropah dalam beberapa tahun terakhir.

“Masyarakat umum … mungkin tidak mendengar tentang seberapa jauh Amerika Syarikat telah memilikinya, kerana jika ada pun harus tetap diklasifikasikan,” jelas pakar senjata api Chris Sajnog, seorang mantan Navy SEAL, kepada FoxNews.com. “Negara-negara lain masih bermain kejar-kejaran sementara mereka justru menutup kesenjangan.

Military.com menyatakan, “Tapi ketika pekerjaan klasifikasi berlangsung, beberapa projek publik dari university dan syarikat suplyer militer telah benar-benar dapat menunjukkan betapa nyata ‘futuristic technology‘ atau teknologi futuristik ini.”

“Pengembang senjata besar seperti BAE Systems mengakui telah bekerja pada teknologi semacam ini, seperti program Adaptiv yang bertujuan untuk menyembunyikan kendaraan lapis baja.”

 

Electronic Warfare Systems (radartutorial.eu)

“Militer AS adalah diantara banyak negara yang telah menyatakan minatnya untuk ADAPTIV yang dapat ditransfer ke platform lain, seperti kapal dan helikopter,” kata Mike Sweeney, juru bicara BAE.

Dalam Electronic Warfare- ECM adalah perangkat electrik atau elektronik yang dirancang untuk mengelabui atau menipu radar, sonar atau deteksi sistem lain, seperti inframerah (IR) atau laser. ECM dapat digunakan ofensif dan defensif untuk mencegah target informasi jatuh ke tangan  musuh.

Sistem ini dapat membuat sasaran sebenarnya menghilang lalu muncul kembali atau muncul secara acak. Hal ini digunakan secara efektif untuk melindungi pesawat dari peluru kendali atau pun drone.

“Sebagian besar angkatan udara menggunakan ECM untuk melindungi pesawat mereka dari serangan. Hal ini juga telah digunakan oleh kapal-kapal militer dan baru-baru ini pada beberapa tank canggih untuk menipu laser / IR peluru kendali.

Hal ini sering digabungkan dengan kemajuan teknologi siluman sehingga sistem ECM memiliki pekerjaan yang lebih mudah kerana serangan ECM sering berbentuk jamming.

Sedangkan syarikat Freescale Semiconductor yang berbasis di Austin meluncurkan misi utama yang didedikasikan untuk melayani keperluan electrik RF (Radio Frequency) untuk sektor Aeroangkasa dan Pertahanan Amerika Syarikat atau Aerospace and Defense (A&D).

 

Misi itu spesial didedikasikan untuk menyokong  pertahanan pelanggannya. Karyawan Freescale dikonfirmasi berada di dalam penerbangan Malaysia Airlines MH370, dua belas orang dari Malaysia dan lapan dari negara China.

Perlu diketahui bahwa produk komersial Freescale memproduksi perangkat yang memenuhi persyaratan aplikasi seperti :

 

• Komunikasi untuk peperangan (Battlefield communications)
• Dunia penerbangan / avionik  (Avionics)
• Radar HF jalur L-dan S-Band (HF through L- and S-Band radar)
• Pengendali peluru berpandu (Missile guidance)
• Perangkat perang elektronik (Electronic warfare)
• Perangkat identifikasi, teman atau musuh (Identification, friend or foe (IFF)

Video;Invisibility Breakthrough for Japanese Researchers

Sumber:
Icc.wordpress.com/Reuters / beforeitsnews/New Sunday Times/ wikipedia/ pelbagai sumber

 

3 comments

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s