#PrayForMH370:Jangan Buat Spekulasi Berita Saling Bercanggah!

#PrayForMH370

Selasa 9 Jamadilawal 1435 / 11 Mac 2014
Written by Wilhelmina

FortunaMedia.com |#PrayForMH370:Jangan Buat Spekulasi Berita Saling Bercanggah!

TRAGEDI telah masuk  hari keempat, kita semua apatah lagi kerabat-keluarga yang terlibat langsung ditimpa musibah ini senantiasa berharap serta berdoa sambil menunggu khabar berita samada baik atau buruk sekalipun.

Kerana pihak berkuasa yang megendalikan kes ini sudah memperingatkan para keluarga mangsa agar siap menerima kabar terburuk.


Illustrasi Malaysia Airlines

Dan yang membuat dunia bingung tentang keberadaan jet penumpang milik Malaysia Airlines yang hilang di langit di atas perairan antara Vietnam dan Malaysia bersama 239 penumpangnya masih misteri.Pencarian besar-besaran yang melibatkan sejumlah kapal dan pesawat dari berbagai negara terus berlangsung.

Dan yang menambah lagi kebingungan publik dan kerabat-keluarga mangsa dimana adanya pelbagai kenyataan yang kadang-kadang saling bercanggah contohnya berita-berita dari saluran tidak rasmi  Vietnam yang serba spekulasi
dan terkini pihak Angakatan Laut Vietnam telah menegaskan semua berita-spekulasi sebelum ini bukan dari pihak mereka.

Juga kita sebagai rakyat Malaysia ,KITA  memperingatkan agar kenyataan-kenyataan penting harus disampaikan oleh pihak berkuasa berwenang dalam kasus ini sahaja seperti Ketua Pengarah DCA atau CEO-MAS atau Perdana Menteri Malaysia .Kerana kita tak mahu lagi  mendengar berita spekulasi yang dikeluarkan pihak tertentu seperti menteri-menteri /ahli politik yang menyibuk mengambil peluang untuk kepentingan pribadi bahkan parti politik mereka

Seperti sebelum ini yang sangat memalukan kita tentang kenyataan Menteri Dalam Negeri Datuk Seri Zahid Hamidi tentang  penumpang/pengguna pasport curi tersebut berkata
“Saya masih bingung kenapa (para petugas imigresyen) tidak bisa berfikir, ada seorang Italy dan Austria tetapi berwajah Asia,” kata Zahid Hamidi seperti dikutip pusat  berita nasional Malaysia, Bernama, pada Ahad malam.

Kenyataan tersebut dinafikan segera oleh Ketua Pengarah  Penerbangan Sivil Malaysia-DCA, Datuk Azharuddin Abdul Rahman, pada Isnin kemaren, bahwasanya, orang-orang yang melakukan perjalanan dengan pasport curi itu adalah “lelaki yang tidak bertampang Asia”. Ia mengutip rakaman CCTV pihak keamanan airport. Tetapi pihak berwenang menolak untuk mengungkapkan rincian lain tentang penyelidikan identiti kedua orang itu.

Berbagai dugaan sebab hilangnya pesawat itu bermunculan, termasuk kemungkinan adanya aksi terorisme. Dugaan terorisme muncul berdasarkan fakta bahwa dua penumpang Malaysia Airlines bernombor penerbangan MH370 yang terbang dari Kuala Lumpur ke Beijing itu menggunakan pasport curian.  Mereka menggunakan pasport curi milik seorang warga Itally dan seorang Austria.

Laporan terbaru dari Financial Times menyebutkan, tiket dua penumpang berpasport  curian itu difasilitasi warga Iran bernama Ali. Informasi tersebut berdasarkan keterangan pemilik syarikat  perlancongan Thailand tempat tiket itu dibeli. Benjaporn Krutnait, pemilik Grand Horizon Travel di Pattaya, menjelaskan, dia diminta Ali untuk mencari tiket murah ke Eropa untuk dua lelaki itu pada 1 Maret 2014.

Semula dia memesan tiket Qatar Airways dan Etihad. Namun, tiket itu hangus kerana tidak kunjung ada khabar. Akhirnya, Benjaporn memesan tiket baru Malaysian Airlines kerana itu tiket termurah dengan menggunakan codeshare China Southern Airlines. Seorang kawan  Ali kemudian datang membayar dengan uang tunai (uang Bath Thai) Benjaporn menyampaikan, adalah hal yang lumrah membeli tiket di Pattaya dengan seorang agen seperti Ali yang kemudian mendapatkan komisyen.

Kasus penggunaan pasport curian itu telah menimbulkan kekhawatiran bahwa ada sesuatu yang tidak beres di balik hilangnya pesawat itu. Para pejgawai  Malaysia mengatakan, mereka tidak mengabaikan kemungkinan apapun saat ini, termasuk pembajakan, tetapi mereka belum menemukan kaitan ke terorisme.

Menurut CNN, penjelasan lain yang mungkin untuk pasport curian itu adalah bahwa imigran ilegal sedang menggunakan pasport  itu untuk mencoba memasuki Eropah. Ada sejumlah kasus sebelumnya di mana para imigran ilegal menggunakan pasport palsu untuk memasuki negara-negara Barat.
Asia Tenggara, kata CNN, dikenal sebagai pasar yang marak untuk pasport curian.

Interpol mengatakan, kedua pasport curian itu sudah ada dalam basis data mereka. Namun tidak ada pemeriksaan yang dilakukan sejak pasport itu masuk basis data mereka hingga keberangkatan pesawat yang hilang itu.

Sekretaris Jeneral Interpol, Ronald K Noble, mengatakan “jelas merupakan sebuah keprihatinan besar” bahwa para penumpang bisa naik penerbangan internasional dengan pasport  yang telah tercantum dalam basis data badan itu sebagai pasport yang telah dicuri.

Apakah kedua pasport itu sudah pernah digunakan untuk perjalanan sebelumnya. Kerana tidak pernah ada pemeriksaan yang dilakukan terhadap dokumen yang telah dicuri itu, Interpol mengatakan “tidak bisa  menentukan sudah berapa kali pasport itu digunakan dalam penerbangan atau melintasi batas-sempadan  negara.”

Pemerintah Kerajaan Malaysia sedang menyelidiki proses keamanan yang telah memungkinkan kedua penumpang itu naik ke pesawat, tetapi para pegawai berkeras bahwa airport  di mana pesawat itu berangkat telah mematuhi standart internasional.

Sumber;
pelbagai sumber

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s