Tragedi Boeing 777-200MAS:Dua Penumpang Diduga Guna Pasport Palsu


AFP PHOTO/FRANCIS SILVAN Boeing 777-200 berada di Kuala Lumpur International Airport setelah mencatat rekod dunia untuk penerbangan terpanjang non-stop dari Seattle ke Kuala Lumpur, pada 2 April 1997.

Ahad7 Jamadilawal 1435 / 9 Mac 2014

FortunaMedia.com |Tragedi Boeing 777-200MAS:Dua Penumpang Diduga Guna Pasport Palsu

MILAN, Italy – Dua penumpang pesawat Boeing 777-200 milik Malaysia Airlines yang hilang dalam perjalanan dari Kuala Lumpur (Malaysia) menuju Beijing (China), Sabtu (8/3/2014) dini hari diduga menggunakan pasport palsu. Keduanya adalah penumpang yang menggunakan pasport atas nama Luigi Maraldi (37) dan Christian Kozel (30).


Sementara itu, Juru Bicara Kemenlu Austria Martin Weiss memastikan bahwa warganya juga tidak berada dalam pesawat itu. Pasport warganya dicuri di Thailand dua tahun silam. Terkait nama warganya tersebut, Weiss tidak bisa memastikan.

Pesawat Malaysia Airlines ini membawa penumpang dari berbagai negara, seperti China, Malaysia, Indonesia, Australia, Perancis, Amerika Syarikat, New Zealand, Ukraine, Kanada, Rusia, Italy, Taiwan, Belanda, dan Austria.

Fuad Sharuji, Timbalan Presiden Malaysia Airlines, melaporkan bahwa pesawat terbang pada ketinggian 35.000 kaki (10.700 meter) di atas permukaan laut ketika pilot melaporkan bahwa tidak ada masalah dengan pesawat. Namun, pihak Subang Air Traffic Control kehilangan kontak dengan pesawat sekitar pukul 02.40.

Pesawat Boeing 777-200 ini dikatakan baru berumur 11 tahun dan memiliki dua mesin Rolls-Royce buatan British.

Pilot pesawat adalah Kapten Zaharie Ahmad Shah, warga negara Malaysia berumur 53 tahun. Zaharie sudah bekerja di Malaysia Airlines sejak 1981 dan memiliki 18.365 jam terbang.

Malaysia Airlines merupakan salah satu maskapai penerbangan terbesar di Asia. Mereka menerbangkan hampir 37.000 penumpang setiap hari dengan 80 tujuan penerbangan ke seluruh belahan dunia.

Boeing 777 tidak pernah mengalami kecelakaan parah selama 20 tahun sejarah mereka hingga Asiana Airlines milik Korea mendarat tidak sempurna di San Francisco pada July 2013. Tiga remaja dari China meninggal dalam insiden tersebut.

Sumber:
Associated Press/internasionalkompas.com
Editor by Wilhelmina

Advertisements

One comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s