Tragedi Pesawat MAS 777-200 Ekor Pesawat Pernah Patah


Illustrasi ; Pesawat MAS

Sabtu 6 Jamadilawal 1435 / 8 Mac 2014
Editor by Wilhelmina

FortunaMedia.com |Tragedi Pesawat MAS 777-200 Ekor Pesawat  Pernah Patah

KUALA LUMPUR– Pesawat Boeing 777-200 milik Malaysia Airlines yang hilang dalam perjalanan dari Kuala Lumpur (Malaysia) menuju Beijing (China), Sabtu (8/3/2014) dini hari ternyata pernah mengalami insiden kecil pada pada tahun 2009.
Pada saat itu, ujung sayap pesawat berusia 11 tahun ini patah akibat bertabrakan dengan ekor China Airlines A340.
Kejadian ini terjadi ketika pesawat Malaysia Airlines sedang melakukan taxiing di Bandara Internasional Pudong, China.
Taxiing adalah aktiviti pesawat dari apron menuju ke ujung landas pacu atau sebaliknya dengan menggunakan tenaga sendiri.

Demikian warta AP, Sabtu (8/3/2014). AP mengatakan, tak ada korban dalam insiden ini.

Saat ini, pihak Malaysia Airlines mengatakan, belum ada signal yang dikirimkan oleh pesawat yang membawa 239 penumpang –227 penumpang dan 12 kru (anak kapal)

Pihak Militer Vietnam mengatakan, pesawat ini jatuh perairan antara Malaysia dan Vietnam, sekitar 300 kilometer dari Pulau Tho Chu di Provinsi Kien Giang. Hal ini kemudian dibantah oleh Malaysia Airlines. Mereka hanya mengatakan tidak ingin berspekulasi.


Jika hal ini benar, pencarian kotak hitam dari pesawat yang jatuh ke laut dapat menjadi pekerjaan yang sangat sulit. Benar bahwa kotak hitam yang berisi data penerbangan dan rakaman suara di kokpit dilengkapi dengan teknologi yang memungkinkan alat tersebut mengirimkan signal ultrasonik. Signal ini pun dapat dideteksi meskipun berada di dalam air.


Mantan anggota Badan Keselamatan Transportasi Nasional Amerika Syarikat John Goglia mengatakan, dalam kondisi bagus, signal dapat dideteksi dari ratusan kilometer. Namun, apabila kotak hitam ini terperangkap di dalam puing-puing pesawat, hal ini dapat melemahkan signal ultrasonik. Terlebih jika kotak hitam berada di dalam palung laut.

Hal ini yang terjadi ketika pesawat Air France 447 hilang di sekitar Laut Atlantik 1 Jun pada 2009. Pesawat berpenumpang 228 ini hendak menuju Paris dari Rio de Janeiro. Puing-puing dan badan pesawat ditemukan sekitar dua minggu kemudian. Namun, petugas memerlukan waktu dua tahun untuk menemukan kotak hitam.


Insiden fatal Malaysia Airlines terakhir diketahui terjadi pada 1995. Saat itu, salah satu pesawatnya jatuh di kota Tawau,Sabah Malaysia, dan menewaskan 34 penumpang dan kru. Sementara itu, kejadian paling mematikan sepanjang sejarah terjadi pada 1977 ketika pesawat penerbangan tempatan Malaysia jatuh setelah dibajak. Hal ini menyebabkan 100 penumpang dan kru maut


Pada bulan Ogos 2005, pesawat Malaysia Airlines 777 yang terbang dari Perth, Australia menuju Kuala Lumpur, tiba-tiba menanjak setinggi 3.000 kaki sebelum akhirnya pilot melepaskan fungsi auto-pilot otomatik dan mendarat selamat. Perangkat lunak pesawat tersebut diketahui salah menghitung kecepatan dan akselerasi. Perangkat lunak(software) tersebut kemudian diperbarui.

sumber;
Hindra Liauw/internasionalkompas.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s