Gunting Kiswah,Nur Jannah Akhirnya Dibebaskan


Illustrasi; KISWAH

Khamis 4 Jamadilawal 1435 / 6 Mac 2014
Editor by Wilhelmina

FortunaMedia.com |Gunting Kiswah,Nur Jannah Sempat Ditahan Akhirnya Dibebaskan,

SEORANG Warga negara Indonesia yang sedang beribadah umrah di Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, Nur Jannah Amin Sadjo ditangkap kerana didapati  menggunting kain penutup Ka’bah (kiswah). Bernasib baik wanita berasal dari daerah Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan ini akhirnya dibebaskan.


Nur Jannah ditangkap pada malam 27 Februari 2014  oleh Polis Masjid AI Haram Makkah
Polisi Makkah mendapati Nurjannah menggunting kain kiswah di sisi utara lingkaran tembok batu Hijr Ismail.

Penahanan dilakukan sekitar 10 jam sebelum perempuan berusia 56 tahun itu hendak terbang kembali ke Indonesia.
Bahkan Nurjannah sempat ditahan di Penjara Umum Wanita Tan’im Makkah

Setelah mendapat kabar salah satu warganya ada yang tertangkap, pihak Konsulat Jeneral RI(KJRI) mengaku terus melakukan pendekatan kepada pihak-pihak terkait, khususnya dengan pihak Pejabat Badan Investigasi dan Penuntut Umum Makkah, agar Nur Jannah bisa segera dibebaskan[1]

Kasus pengguntingan kain penutup Ka’bah ini diketahui merupakan kes pertama yang terjadi. Menurut Pelaksana Konsulat Kedutaan Besar RI(KBRI) di  Riyadh Susilo Wahyuntoro, belum pernah ada kes serupa yang dilaporkan sebelumnya. Hal ini kemudian membuat pihaknya cukup cemas atas ancaman hukuman yang mungkin akan disabitkan kepada perempuan asal Sulawesi Selatan itu. Pasalnya, kasus tersebut bisa disabitkan atau dikaitkan  ke arah Uqubat-Sihir dengan hukuman yang sangat berat, yaitu hukuman mati

“Belum pernah ada kes. Tapi justru yang berbahaya kalau kasusnya disabitkan  ke Uqubat- Sihir. Kita berharap tidak seperti itu. Kita pertahankan  untuk tidak sebagai azimat  melainkan souvenir saja. semoga ini hanya kekhawatiran saya saja,” tuturnya.

“Pada akhirnya pihak pendakwa memberikan nasihat kepada Nur Jannah untuk tidak melakukan dan mengulangi perbuatannya kerana hal tersebut tidak sesuai dengan ajaran Islam dan Sunnah Rasulullah dan untuk selanjutnya membebaskan Nur Jannah,” tegasnya

Semoga hal seperti ini jadi tauladan agar tidak berlaku lagi kepada jamaah Muslim dari negara manapun.

Sebab kesalahan seperti  menggunting Kiswah  atau menggunting karpet Raudhah di Madinah, bahkan mengigit benang-benar karpet di Masjidil Haram Makkah dan Masjid Nabawi di Madinah adalah tergolong perbuatan tercela -jika ada unsur mistik seperti “pemujaan/ mengkeramatkan benda-benda tujuan untuk tangkal- azimat” sudah tentu akan membawa seseorang itu kepada lembah kemusyrikan.
Na’uzubillah minzaalik

Uqubat (hukuman) disyariatkan Islam untuk mencegah manusia dari melakukan kejahatan. Tindakan-tindakan yang dikenakan uqubat adalah tindakan-tindakan
(i) meninggalkan kewajiban (fardhu)
(ii) mengerjakan perbuatan-perbuatan haram
(iii) tidak mematuhi perintah atau melanggar larangan yang telah ditetapkan oleh Negara[2]

Kerajaan Arab Saudi yang telah menerapkan Hukum Hudud mensabitkan unsur kriteria Sihir dengan hukuman yang sangat berat-hukuman mati,
Wallahu A’lam

Sumber;

[1]  islampos.com/guntingkiswah ditahan-100419/
[2]  mykhilafah.com/sautun-nahdhah/3068-sn278/

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s