Krisis Ukraine:Rusia Uji Rudal Balistik Antar Benua


 (Peluru Kendali (RUDAL) antar benua Balistik RS-12M Topol kebanggaan Rusia)

Rabu 3 Jamadilawal 1435 / 5 Mac 2014
Editor by Wilhelmina

FortunaMedia.com |Krisis Ukraine:Rusia Uji Rudal Balistik Antar Benua,

MOSKOW-Militer Rusia dengan bangga mengatakan mereka telah berhasil  melakukan uji-coba tembak sebuah peluru kendali (RuDal) Balistik Antar-Benua (Intercontinental Ballistic Missile/ICBM) pada Selasa (4/3/2014), di tengah meningkatnya ketegangan di Crimea setelah Rusia mengontrol wilayah Ukraine itu dan mengancam untuk mengirim pasukan bantuan tambahan lagi ke Ukraine.

Pasukan Roket Strategik Rusia meluncurkan sebuah rudal RS-12M Topol dari wilayah Astrakhan dan hulu letupannya  bisa mencapai target di daerah Kazakhstan. Demikian kata Juru Bicara Kementerian Pertahanan, Igor Yegorov, kepada kantor berita milik pemerintah, RIA. Tempat peluncuran itu terletak di dekat Sungai Volga, sekitar 450 kilometer di sebelah timur perbatasan Ukraine.

Amerika Syarikat mengaku sudah diberitahu perihal uji coba ini kerana memang diharuskan dalam perjanjian senjata dua negara itu.

Koresponden diplomatik BBC Jonathan Marcus mengatakan test tersebut tidak dilakukan buru-buru, melainkan sudah direncanakan jauh-jauh hari. Namun uji coba rudal ini pasti akan menambah dampak dalam ketegangan ala Perang Dingin yang terjadi dalam krisis Ukraine

Jangan lupa baca dulu entry ini:

https://helmysyamza.wordpress.com/2014/03/03/krisis-ukraineawal-perang-dunia-ketiga/

Presiden Vladimir Putin telah menekankan, Rusia harus mempertahankan sebuah penangkal nuklir yang kuat, sebagian kerana perisai anti-rudal AS sedang dibangun di Eropah. Menurut Moskow, langkah AS itu dapat merosak keamanan.

 

AS dalam pernyataan terbaru mengatakan  keterlibatan tentara Rusia di wilayah otonom Krimea merupakan sebuah “agresi”(penyerangan/pencerobohan)

 

Namun  Presiden Rusia, Vladimir Putin, membantahnya, walaupun tidak menyingkirkan opsi tindakan militer untuk melindungi orang Rusia dan warga berbahasa Rusia di Ukraine.

 

Menteri Luar Negeri AS John Kerry dalam kunjungannya menemui pemerintahan baru di Ukraine mengatakan: “Sudah jelas bahwa Rusia tengah bekerja keras untuk menciptakan dalih agar bisa menyerang lebih lanjut,” katanya.

 

Sementara itu pada Selasa kemarin, Perdana Menteri baru Ukraine Arseniy Yatsenyuk mengatakan sudah ada upaya dialog antara menteri Rusia dan Ukraine. Dia menggambarkan pembicaraan itu “cukup lamban” namun merupakan “langkah pertama”.

 

Editor BBC untuk Amerika Utara Mark Mardell mengatakan AS saat ini ingin melabeli tindakan Rusia sebagai ‘invasi’, tetapi sampai sejauh ini belum ada yang ditembak oleh pasukan militer dan saat ini perang yang terjadi hanya sebatas perang mulut antara kawan dan lawan.

Sementara itu Vladimir Putin  membantah bahwa tentara Rusia telah menduduki Crimea. Ia justru menyalahkan AS atas krisis itu. Putin mengatakan, AS telah campur tangan “dari seberang kolam di Amerika seolah-olah mereka duduk di laboratorium dan melakukan percobaan terhadap tikus-tikus, tanpa pemahaman tentang konsekuensi”.

Sumber;
bbc.co.uk/dunia/2014/03/140305
kompas.com/2014/03/05/1020345

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s