Rusia Bantah Arab Saudi Supply Senjata Untuk Oposisi Syria


(Pejuang Mujahidin Syria)

Ahad 29 Rabiulakhir 1435/2 Mac 2014

Editor by Wilhelmina

 

FortunaMedia.com |Rusia Bantah Arab Saudi Supply Senjata Untuk Oposisi Syria

RIYADH, ARAB SAUDI – Arab Saudi telah menghantam balik kritik Rusia atas rencana Riyadh untuk membekalkan rudal (peluru berpandu) sejenis Stinger atau SAM untuk pejuang oposisi Syria, dan mengatakan justru sokongan Moskow untuk Damsyik yang memperpanjang konflik tersebut.

Seorang juru bicara mengatakan kepada kantor berita resmi Arab Saudi, SPA pada Jumat (28/2/2014) malam bahwa kementerian luar negeri Saudi merasa ” hairan dengan kritik Rusia terhadap Arab Saudi kerana sokongannya terhadap rakyat Syria”.

Dia mengatakan Rusia sendiri gigih untuk menyokong  Presiden Syria Bashar Al-Assad, dan negara itu berulang kali menggunakan Vetonya di Dewan Keamanan PBB, yang untuk  menghalangi solusi damai.

“Sokongan  Rusia ini adalah alasan utama atas kebiadaban regim Syria dan untuk konflik selama tiga tahun yang menyeret tanpa harapan penyelesaian akhir atas salah satu krisis kemanusiaan yang paling serius di zaman kita.”

Pada hari Selasa, Rusia memperingatkan Arab Saudi atas rencana negara itu untuk memmbekalkan  pejuang oposisi Suriah dengan rudal yang diluncurkan dari bahu, mengatakan langkah tersebut akan membahayakan keamanan di Timur Tengah dan sekitarnya.

Kementerian luar negeri Rusia mengatakan pihaknya “sangat prihatin” oleh laporan berita bahwa Arab Saudi berencana untuk membeli sistem rudal(peluru kendali) darat ke udara dan rudal anti tank buatan Pakistan untuk pejuang oposisi Syria  yang berbasis di Jordan.

“Jika senjata sensitif ini jatuh ke tangan ekstremis dan teroris yang telah membanjiri Syria, ada kemungkinan besar bahwa pada akhirnya akan digunakan jauh dari perbatasan negara Timur Tengah ini,” klaim kementerian itu.

Ketegangan panjang antara Rusia dan Arab Saudi telah meningkat lebih lanjut sebagai akibat dari konflik Syria, dengan Moskow menyokong  penuh Assad sementara Riyadh menawarkan sokongan  terbuka untuk para pejuang oposisi.

Rusia dan Syi’ah Iran adalah sekutu besar terakhir Assad dalam konflik yang telah meninggalkan diperkirakan 140.000 orang maut sejak dimulai sebagai protes damai pada Mac 2011 yang disikapi dengan kejam dan brutal oleh regim Damaskus sehingga berujung pada perang yang terus berlangsung hingga kini. (voa-islam)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!InsyaAllah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s