Brutalnya Kristianisasi di Indonesia [02]

Selasa 24 Rabiulakhir 1435/25 Februari 2014
Editor by
Wilhelmina

FortunaMedia.com | Hati-hati dengan Modus Pemurtadan via Facebook.

Kes Sebenar Kedua:

LAGI-LAGI KES PEMURTADAN menimpa umat Islam. Seorang gadis berasal dari Kota Petrodolar Dumai-Provinsi RIAU dikhabarkan lari dari rumah selama 6 bulan. Saat ditemukan ia dalam kondisi hamil. Korban tertipu dengan teman lelaki  yang dikenalnya melalui facebook.

Lagi-lagi  jejaring sosial facebook bikin kalang kabut ibubapa, pasalnya anak gadisnya yang berumur (16) dibawa kabur oleh lelaki kenalannya di jejaring sosial tersebut. Kali ini kes terkuak dari Bunga (16) (nama samaran) seorang anak dari pasangan Rubio dan Darmawati penduduk bandar Dumai, dan sekaligus siswi tahun III SMK Taruna Persada Kota Dumai, sejak 11 Juli 2011 lalu meninggalkan kedua ibubapanya untuk lari- kabur bersama kenalannya yang dikenal dari jejaring sosial facebook.

Mendapati anak gadisnya pergi tanpa pamit (tanpa izin), membuat kedua ibubapanya melakukan pencarian, selama enam bulan akhirnya kedua orang tuanya menemukan anak gadisnya di Perawang Kabupaten Siak,juga didaerah Riau  dengan kondisi sudah dinikahi oleh lelaki kenalannya yang berinisial J (21) yang juga warga Kota Dumai.
Kendati sudah dinikahi oleh lelaki  kenalannya itu, Bunga merasa depresi. Sebab hal itu  dicetuskan  dengan keterkaitan soal beda keyakinan agama  dengan sang lelaki kenalannya tersebut.

Sementara pengakuan secara langsung Bunga kepada ibubapanya dengan kejadian ini mengatakan, bahwa tidak lama berkenalan akhirnya sempat menjalin hubungan cinta melalui jejaring social tersebut. Setelah menjalin hubungan cinta, dirinya langsung diajak oleh kekasihnya untuk keluar kota. Dengan bermodalkan cinta dan kasih sayang, akhirnya dirinya pun mengikuti kehedak sang kekasih pujaan hatinya tersebut untuk keluar kota, yaitu ke kota Medan Provinsi Sumatera Utara tempat sanak family kekasihnya.

Masih pengakuan Bunga lagi, setelah sampai di Kota Medan Sumatera  Utara, dirinya di inapkan oleh kekasihnya di salah satu  Gereja. Tak hanya itu saja, dirinya juga dididik untuk mempelajari tentang keyakinan soal agama. Tentunya dengan kejadian tersebut, membuat dirinya stres, Sebab Bunga menganut keyakinan agama Islam. Setelah tak banyak bisa melakukan apa-apa, Bungapun akhirnya mengikuti kehendak sang lelaki yang menikahi dirinya.

Tak hanya itu saja, dirinya juga dipaksa oleh kekasihnya untuk memakan makanan daging babi. “Saya dipaksa untuk makan daging babi oleh keluarga dan sanak familynya. Dengan tidak adanya siapapun yang saya kenal, akhirnya saya pun memaksakan untuk memakannya meskipun saya mual-mual,” jelas Bunga kepada orang tuanya sembari melanjutkan. “Setelah usai melakukan prosesi pernikahan itu, saya langsung membangun rumah tangga dan tinggal di Perawang Kabupaten Siak bersama lelaki bernisial J itu,” ungkapnya.

Dikatakan Bunga, selain sudah membina rumah tangga dengan sang lelaki  kenalannya tersebut selama kurang lebih enam bulan lamanya, dirinya kini juga tengah mengandung janin hasil hubungan intim bersama sang lelaki  yang menikahinya tersebut.
Demikian informasi ini disampaikan Rubio, ayah Bunga, gadis yang dilarikan oleh sang kekasih selama enam bulan lamanya ini ke pihak Kepolisan Sektor Wilayah Dumai Barat, dalam lapornya baru-baru ini.

Ketua Polis daerah  Dumai AKBP Ristiawan Bulkaini SH ketika dikonfirmasi melalui Ketua Polis Sektor Dumai Barat Komisaris Polis Komang Sudana, membenarkan bahwa saat ini pihaknya sedang menangani kasus tersebut. Bahkan dalam kasus ini, pihaknya sudah melakukan tahap penyelidikan untuk membongkar siapa-siapa dalanganya yang terlibat dalam kasus pelarian dan pernikahan dibawah umur ini.

Sumber: RiauTerkini.com

Hidup adalah pilihan, jadi kita jangan sampai salah pilih dalam berbuat. Kerana setiap perbuatan kita akan dipertanggungjawabkan di akhirat nanti..

sumber ;Muhammad Faisal,  S.Pd, M.MPd/Aktivis Anti Pemurtadan dan  Aliran Sesat-Indonesia

(nahimunkar.com)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s