Muslimah Rohingnya Dipaksa Murtad Dan Diperkosa

(Penderitaan Muslim Rohingnya di Myanmar)

Selasa 10 Rabiulakhir 1435.
Editor by Wilhelmina.

FortunaMedia.com | Muslimah Rohingnya Dipaksa Murtad Dan Diperkosa Ramai-ramai oleh Polis Myanmar,

Rohingnya – Seorang gadis muslimah Rohingnya 16 tahun dipaksa untuk pindah ke agama Budha kerana tidak mau kemudian ia disiksa akhirnya diperkosa secara bergantian oleh Polis Myanmar. Hal ini dikutip dari Anadolu Agency(AA), Rabu (5/1/14)

Gadis yang tidak mau disebut namanya ini, mengatakan kepada Anadolu Agency  bahwa dia dipaksa penukaran agama ke agama Budha dan dia diperkosa oleh sekumpulan polis dan warga Rakhine setempat bersamaan pembantaian di desa DU Chee Yar Tan, Negara bagian Rakhine, Myanmar.

Gadis itu mengatakan ketika dia bersama ibunya dan makciknya mau melarikan diri, polis Myanmar menangkapnya. “Polisi membawa saya ke tempat pasar antara desa Du Chee Yar Tan dan desa Rakhine Khayae Myuing.” katanya.

Ditengah-tengah penahanan itu, gadis itu dipaksa untuk penukaran agama dari Islam ke Budha. Kerana ia tidak mau maka ia disiksa kemudian di perkosa secara bergantian.

“Polisi berbicara kepada saya, untuk penukaran ke agama Budha, maka saya jawab tidak, saya menolak untuk murtad” kata gadis umur 16 tahun itu kepada AA.

Gadis itu menambahkan saya ditampar, dipukuli dengan tongkat kemudian diperkosa secara bergantian.

Menurut, Anadolu Agency setidaknya 50 orang maut bulan lalu ketika sekumpulan penganut Budha setempat yang disokong oleh polis, melakukan pembantaian dengan membunuh orang tua, wanita, dan kanak-kanak.

Polis dan sekumpulan penganut Budha membakar rumah penduduk yang beragama Islam. Namun, ketika warga muslim ingin memadamkan api malah mereka ditembaki oleh polis Myanmar. (Anwar/annajah)

*Kaum Muslimin di Arakan (Rakhine), Myanmar masih dalam penderitaan akibat penindasan yang belum berhenti. Rentetan kekejaman terhadap Muslim Rohingya masih terus terjadi, pahit memang, tetapi dunia harus mengetahui kondisi mereka di negeri majority Buddha itu
Gambar fail .arrahmah.com*

 

Betapa kejam dan sadisnya

Betapa kejam dan sadisnya orang-orang Budha dan pihak berkuasa  Myanmar itu terhadap Umat Islam. Padahal nyawa seorang Muslim itu sangat berharga. Sedangkan memurtadkan itu debih sadis lagi. itulah bukti nyata betapa kerasnya orang-orang musyrik terhadap Umat Islam.

Firman Allah Ta’ala:

{وَمَا نَقَمُوا مِنْهُمْ إِلَّا أَنْ يُؤْمِنُوا بِاللَّهِ الْعَزِيزِ الْحَمِيدِ } [البروج: 8]

8. Dan mereka tidak menyiksa orang-orang mukmin itu melainkan kerana orang-orang mukmin itu beriman kepada Allah yang Maha Perkasa lagi Maha Terpuji, (AlQuran-Surah AL-BURUJ/ 85: 8)

{لَتَجِدَنَّ أَشَدَّ النَّاسِ عَدَاوَةً لِلَّذِينَ آمَنُوا الْيَهُودَ وَالَّذِينَ أَشْرَكُوا} [المائدة: 82]

82. Sesungguhnya kamu dapati orang-orang yang paling keras permusuhannya terhadap orang-orang yang beriman ialah orang-orang Yahudi dan orang-orang musyrik. (AlQuran-Surah AL-MAAIDAH: 82.)

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

لَزَوَالُ الدُّنْيَا أَهْوَنُ عِنْدَ اللَّهِ مِنْ قَتْلِ رَجُلٍ مُسْلِمٍ

Sungguh lenyapnya dunia lebih ringan di sisi Allah dibandingkan terbunuhnya seorang Muslim. ( Hadis Riwayat-AN-NASA-I (VII/82), dari ‘Abdullah bin ‘Amr Radhiyallahu anhu. Diriwayatkan juga oleh at-Tirmidzi (no. 1395). Hadits ini dishahihkan oleh Syaikh al-Albani dalam Shahiih Sunan an-Nasa-i dan lihat Ghaayatul Maraam fii Takhriij Ahaadiitsil Halaal wal Haraam (no. 439).

Dalam Al-Qur’an, Allah menegaskan dahsyatnya siksa bagi pembunuh orang mu’min dengan sengaja:

وَمَنْ يَقْتُلْ مُؤْمِنًا مُتَعَمِّدًا فَجَزَاؤُهُ جَهَنَّمُ خَالِدًا فِيهَا وَغَضِبَ اللَّهُ عَلَيْهِ وَلَعَنَهُ وَأَعَدَّ لَهُ عَذَابًا عَظِيمًا  [النساء : 93]


93. Dan barangsiapa yang membunuh seorang mukmin dengan sengaja maka balasannya ialah Jahannam, kekal ia di dalamnya dan Allah murka kepadanya, dan mengutukinya serta menyediakan azab yang besar baginya. (AlQuran Surah- AN-NISAA’/4: 93)

Pemurtadan

Pemurtadan itu menurut Al-Qur’an adalah lebih dahsyat bahayanya dibanding pembunuhan fisik. Kerana kalau seseorang itu yang dibunuh badannya, sedang hatinya masih beriman (bertauhid), maka Insya Allah masuk syurga. Tetapi kalau yang dibunuh itu imannya, dari Tauhid diganti dengan kemusyrikan atau kekafiran, maka masuk kubur sudah kosong iman tauhidnya berganti dengan kemusyrikan/ kekafiran; maka masuk neraka selama lamanya. Hingga ditegaskan dalam Al-Qur’an:

وَالْفِتْنَةُ أَشَدُّ مِنَ الْقَتْلِ  [البقرة/191]

dan fitnah itu lebih besar bahayanya dari pembunuhan. (AlQuran Surah- Al-Baqarah: 191)

وَالْفِتْنَةُ أَكْبَرُ مِنَ الْقَتْلِ [البقرة/217]

Dan berbuat fitnah lebih besar (dosanya) daripada membunuh. (AlQuran Surah-Al-Baqarah: 217).

Arti fitnah dalam ayat ini adalah pemusyrikan, yaitu mengembalikan orang mu’min kepada kemusyrikan. Itu dijelaskan oleh Imam At-Thabari dalam tafsirnya:

عن مجاهد في قول الله:”والفتنة أشدُّ من القتل” قال: ارتداد المؤمن إلى الوَثن أشدُّ عليه من القتل. –تفسير الطبري – (ج 3 / ص 565)

Dari Mujahid mengenai firman Allah وَالْفِتْنَةُ أَشَدُّ مِنَ الْقَتْلِ ia berkata: mengembalikan (memurtadkan) orang mu’min kepada berhala itu lebih besar bahayanya atasnya daripada pembunuhan. (Tafsir At-Thabari juz 3 halaman 565).

Itulah betapa dahsyatnya pemusyrikan dan pemurtadan yang dilakukan orang-orang Budha dan Polis Myanmar terhadap Muslimah Rohingya bahkan denga memperkosanya ramai-ramai. Kenapa dunia dan bahkan pemimpin-pemimpin rantau ini  yang tergabung dalam ASEAN seakan tutup mata?
(nahimunkar.com)

(nahimunkar.com)#sthash.Du41plsd.dpuf

 

Maungdaw adalah salah satu kota di mana desa-desa Muslim Rohignya di dalamnya yang paling menjadi target pembakaran, perompakan, penangkapan, pemerkosaan dan pembunuhan. Tentara musyrik Burma dilaporkan melepaskan tembakan ke desa Gawdusara di selatan Maungdaw, para pemuda dan laki-laki tua Muslim Rohingya melarikan diri dari desa untuk menghindari penangkapan. Sehingga desa ini menjadi tidak aman lagi dan hanya para wanita yang tinggal di rumah-rumah mereka. Para Muslimah tengah dalam ketakutan pemerkosaan dan gangguan lainnya.

 

Ketika kejadian itu, para anggota polis dari balai polis Maungdaw memanfaatkan situasi untuk merompak rumah-rumah di desa itu setelah melepaskan tembakan. Mereka memasuki rumah seorang bernama Fayas, pemilik toko paku, kemudian merampas 816,5 gram emas dan 10 juta Kyat serta merampas barang-barang rumah tangga lainnya. Hal ini bukan sekali saja terjadi terhadap Muslim Rohingya.
Gambar fail .arrahmah.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s