Berhati-hati Menulis Status & Komen di Media Sosial dan FaceBook.

Selasa 10 Rabiulakhir 1435.
Editor by Wilhelmina.

FortunaMedia.com | Berhati-hati Menulis Status & Komen di Media Sosial dan FaceBook.

Kita perlu hati-hati dalam berbicara dan berbuat. Walaupun hanya menulis-nulis status di facebook atau sekadar komen tetap saja akan menjadi catatan amal. Entah itu baik ataupun buruk.

{مَا يَلْفِظُ مِنْ قَوْلٍ إِلَّا لَدَيْهِ رَقِيبٌ عَتِيدٌ } [ق: 18]

”Tiada suatu ucapan pun yang diucapkannya melainkan ada di dekatnya malaikat pengawas yang selalu hadir.” (AlQuran Surah-Qaf: 18).

Kelak di akhirat, anggota badan manusia akan jadi saksi dalam pertanggungan jawab perbuatannya.

{يَوْمَ تَشْهَدُ عَلَيْهِمْ أَلْسِنَتُهُمْ وَأَيْدِيهِمْ وَأَرْجُلُهُمْ بِمَا كَانُوا يَعْمَلُونَ } [النور: 24]

”Pada hari (ketika), lidah, tangan dan kaki mereka menjadi saksi atas mereka terhadap apa yang dahulu mereka kerjakan”. (AlQuran Surah-Al-Nur: 24).

Semua perbuatan manusia di dunia ini akan dipertanggung jawabkan oleh masing-masing di akhirat kelak. Termasuk menulis-nulis komen di FB atau laman-laman jejaring social, menyebarkan pesan singkat sms-bbm dan sebagainya. Itu juga akan dimintai pertanggung jawabannya kelak di Akhirat. Maka marilah kita berhati-hati agar selamat didunia dan akhirat.

Kerana Allah Ta’ala berfirman:

{وَلَا تَقْفُ مَا لَيْسَ لَكَ بِهِ عِلْمٌ إِنَّ السَّمْعَ وَالْبَصَرَ وَالْفُؤَادَ كُلُّ أُولَئِكَ كَانَ عَنْهُ مَسْئُولًا} [الإسراء: 36]

36. dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya. (AlQuran,Surah-Al-Israa’/ 17: 36)

Peringatan dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pun cukup tegas dan jelas:

إِنَّ الرَّجُلَ لَيَتَكَلَّمُ بِالْكَلِمَةِ لَا يَرَى بِهَا بَأْسًا يَهْوِي بِهَا سَبْعِينَ خَرِيفًا فِي النَّارِ قَالَ هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ غَرِيبٌ مِنْ هَذَا الْوَجْهِ

“Boleh jadi seseorang mengatakan satu patah kata yang menurutnya tidak apa-apa tapi dengan kalimat itu ia jatuh ke neraka selama tujuhpuluh tahun.” Berkata Abu Isa: hadits ini hasan gharib melalui sanad ini. (Hadis Riwayat At-Tirmidzi No 2236)

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّ الْعَبْدَ لَيَتَكَلَّمُ بِالْكَلِمَةِ مِنْ رِضْوَانِ اللَّهِ لَا يُلْقِي لَهَا بَالًا يَرْفَعُهُ اللَّهُ بِهَا دَرَجَاتٍ وَإِنَّ الْعَبْدَ لَيَتَكَلَّمُ بِالْكَلِمَةِ مِنْ سَخَطِ اللَّهِ لَا يُلْقِي لَهَا بَالًا يَهْوِي بِهَا فِي جَهَنَّمَ

Dari Abu Hurairah dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam beliau bersabda: “Sungguh seorang hamba akan mengucapkan sebuah kalimat yang diredhai Allah, suatu kalimat yang ia tidak mempedulikannya, namun dengannya Allah mengangkatnya beberapa derajat. Dan sungguh, seorang hamba akan mengucapkan sebuah kalimat yang dibenci oleh Allah, suatu kalimat yang ia tidak memperdulikannya, namun dengannya Allah melemparkannya ke dalam neraka jahannam.” (Hadis Riwayat-Al-Bukhari No. 5997).

Perkataan dan sikap pun dapat mengakibatkan terlaknat bila mengorbankan agama (Islam) demi kepentingan dunianya atau cenderung kepada kekafiran atau mendorongnya, bahkan diam terhadap berlangsungnya kemungkaran pun termasuk dilaknat.

Orang yang berbasa-basi(malu menolak-membanteras) kepada kekafiran, kemungkaran, kemaksiatan dan sebagainya dengan mengorbankan agamanya itu disebut mudahin (penjilat). Sikapnya disebut mudahanah.

Sikap mudahanah (berbasa-basi namun sampai mengorbankan agamanya) itu tidak mau mengingkari orang-orang yang bermaksiat padahal ia mampu melaksanakannya (untuk mengingkari itu). Bahkan sebaliknya ia menyerah kepada mereka (yang melakukan atau menyebarkan kemunkaran) dan berbaik-baik  kepada mereka. Hal itu berarti tidak lagi menggubris cinta kerana Allah dan benci kerana Allah. Yang dicintai Allah tidak dicintainya, sedang yang dibenci Allah tidak dibencinya. Bahkan ia makin memberikan dorongan kepada para pendurhaka dan perosak yang jelas dibenci Allah. Maka orang yang penjilat atau (mudahin) seperti ini termasuk dalam firman Allah :

{ لُعِنَ الَّذِينَ كَفَرُوا مِنْ بَنِي إِسْرَائِيلَ عَلَى لِسَانِ دَاوُودَ وَعِيسَى ابْنِ مَرْيَمَ ذَلِكَ بِمَا عَصَوْا وَكَانُوا يَعْتَدُونَ (78) كَانُوا لَا يَتَنَاهَوْنَ عَنْ مُنْكَرٍ فَعَلُوهُ لَبِئْسَ مَا كَانُوا يَفْعَلُونَ (79) تَرَى كَثِيرًا مِنْهُمْ يَتَوَلَّوْنَ الَّذِينَ كَفَرُوا لَبِئْسَ مَا قَدَّمَتْ لَهُمْ أَنْفُسُهُمْ أَنْ سَخِطَ اللَّهُ عَلَيْهِمْ وَفِي الْعَذَابِ هُمْ خَالِدُونَ} [المائدة: 78 – 80]

 “Telah dilaknati orang-orang kafir dari Bani Israil dengan lisan Daud dan `Isa putera Maryam. Yang demikian itu, disebabkan mereka durhaka dan selalu melampaui batas. Mereka satu sama lain selalu tidak melarang tindakan munkar yang mereka perbuat. Sesungguhnya amat buruklah apa yang selalu mereka perbuat itu. Kamu melihat kebanyakan dari mereka tolong-menolong dengan orang-orang yang kafir (musyrik). Sesungguhnya amat buruklah apa yang mereka sediakan untuk diri mereka, yaitu kemurkaan Allah kepada mereka; dan mereka akan kekal dalam siksaan. “ (AlQuran surah;Al-Maidah : 78 s.d. 80).

Sekali lagi, mari kita berhati-hati. Apalagi sampai membela pendapat beberapa pihak yang sewajarnya membantah serta menghancurkan kemaksiatan malah berkata “Bahwa membolehkan lokalisasi pelacuran dan praktek zina di dalamnya”

Maka betapa bahayanya. Itu semua akan dipertanggung jawabkan di akhirat kelak, walau sekadar menulis komen yang sangat singkat. Betapa celakanya.

Sebagaimana dalam Hadits Riwayat Al-Bukhari No. 5997 itu.

وَإِنَّ الْعَبْدَ لَيَتَكَلَّمُ بِالْكَلِمَةِ مِنْ سَخَطِ اللَّهِ لَا يُلْقِي لَهَا بَالًا يَهْوِي بِهَا فِي جَهَنَّمَ

Dan sungguh, seorang hamba akan mengucapkan sebuah kalimat yang dibenci oleh Allah, suatu kalimat yang ia tidak memperdulikannya, namun dengannya Allah melemparkannya ke dalam neraka jahannam.” (HR Al-Bukhari No. 5997).

Wassalam.

(nahimunkar.com)

2 comments

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s