Caleg Indonesia 2014 :From Democracy to Democrazy [02]

(Gedung DPR/MPR-RI di Senayan Jakarta)

Jumat 22 Rabiulawal 1435 / 24 Januari 2014

Editor by Wilhelmina

Variety Explorer.Com |Calon Legislatif Indonesia 2014 :From Democracy to Democrazy

Calon Legislatif 2014 Indonesia:
90% Muka Lama, 10% “Muka Gila”, yaitu Bekas Model Porno, Orang Temperamental, Gentho (Preman-Gengster), Germo PSK(Bapa/Ibu ayam), hingga Terpidana-Banduan.

Yang terpenting sekarang adalah rakyat Indonesia yang harus cerdas dan bijak untuk menentukan pemimpinnya ke depan agar negeri ini tidak makin terpuruk dan hancur.

 

Artikel ini lanjutan dari artikel lalu :
(baca juga ;https://helmysyamza.wordpress.com/2014/01/24/caleg-indonesia-2014-from-democracy-to-democrazy-01/)

 

Calon Wakil Rakyat Baru Mantan Artis Seksi

Lyra Virna (Parti Persatuan Pembangunan (PPP) daerah pemilihan Sumatera Selatan)


[3] Lyra Virna, calon legislatif Parti Persatuan Pembangunan (PPP) tahun 2014.daerah pemilihan Sumatera Selatan.(kaskus.co.id)

 

Ada juga Lyra Virna (foto), beberapa tahun lalu dia beberapa kali berpose untuk majalah lelaki dewasa.

Lyra Virna lahir di Palembang, Sumatera Selatan, 14 Mac 1981, adalah seorang wanita yang berprofesi sebagai model dan aktris Indonesia dan juga pembawa acara.

Lyra menikah dengan Syarif Kasim, atau yang lebih dikenal dengan nama Eric Scada, yaitu mantan bintang filem panas tahun 1990-an.

Pernikahan itu dilangsungkan 1 November 2005 lalu di rumah ayahnya di Pekanbaru Riau.

Pada awalnya pernikahan mereka tidak mendapat restu dari ibu Lyra bahkan setelah lahir sang buah hati.

Pada tanggal 14 November 2012, Lyra Virna mengajukan gugatan cerai terhadap suaminya di Pengadilan Agama Jakarta Selatan dan akhirnya mereka resmi bercerai pada 27 Disember 2012. Kini Lyra Virna tampil anggun dengan jilbabnya. Lyra maju dari Parti PPP dengan daerah pemilihan Sumatera Selatan.

Destiara Talita (Parti Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) daerah pemilihannya di Jawa Barat VIII meliputi Kota Cirebon, Kabupaten Cirebon dan Indramayu)


[4] Destiara Talita, calon legislatif Parti Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) tahun 2014, daerah pemilihannya di Jabar VIII yang meliputi Kota Cirebon, Kabupaten Cirebon dan Indramayu.

Ada pula seorang calon anggota legislatif dari Parti Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI), Destiara Talita (foto atas). Sosok Destiara Talita tentu tak asing buat pembaca setia majalah lelaki dewasa.

Wanita yang kini berusia 25 tahun itu, memang kerap mengisi lembaran halaman majalah dengan berbagai pose seksi dan busana minimnya. Ia sempat berpose seksi di kalender majalah Popular 2014. Destiara memang lebih dikenal sebagai seorang model daripada politikus.

Bosan berpose panas, wanita yang akrab disapa Tata ini coba banting setering  jadi wakil rakyat.

Di Pemilihan Legislatif bulan April 2014, Tata siap bertarung dengan kendaraan politik Parti Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI).

Jelas tantangan baru buat wanita bernama asli, Destiya Purna Panca, ini. Meski demikian, dia mengaku siap menjadi wakil dan memperjuangkan aspirasi rakyat.

“Jadi wakil rakyat itu bisa menampung aspirasi masyarakat, bisa perjuangkan apa yang orang mau. Meski belum ada pengalaman , jadi ini pertama kalinya,” cerita Tata saat berbincang pada Selasa (21/1/2014)

Dalam akaun facebooknya, Destiya mengaku mengawali modelling sejak tahun 2011 lalu dan sudah menjadi model berbagai majalah seperti Sinyal, Motorplus, Soccer, FHM, Popular, hingga Male.

 

Destiya juga pernah memenangkan gelar “The Faces of Asia 2011″ yang digelar ME Asia Magazine. Caleg nomnor daftar VI dari dapil Cirebon-Indramayu ini juga pernah menjadi “Babes From The Net” versi majalah Popular.

“Sekarang saya sedang serius mempersiapkan diri untuk menjadi seorang wakil rakyat,” katanya.

“Awal gabung ke parti-politik diajak teman saya, katanya PKPI kurang caleg wanitanya, ya udah saya coba aja, selagi ada kesempatan. Jadi benar-benar tadinya tak tertarik tapi kerana diajak kenapa tak dicoba,” ujarnya.

Walau pengalaman politiknya masih minim, Tata siap melawan pesaingnya. Dia pun menargetkan seratusan suara dari daerah pemilihannya di Jabar VIII yang meliputi Kota Cirebon, Kabupaten Cirebon dan Indramayu.

“Harus siap, politik itu jahat tapi namanya tantangan,” tegas wanita kelahiran 28 Disember ini.

Sudah tahu jahat mengapa ia ingin masuk dan berpolitik, apalagi dengan pengalaman NOL besar?

Mirip domba yang bermain dikalangan srigala. Bisa apa? Nantinya cuma sebagai boneka parti, duduk manis terima uang, atau bahkan bisa lebih difitnah habis-habisan.

Camel Petir (Parti Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) nombor daftar 3 daerah pemilihan DKI Jakarta II, meliputi Jakarta Pusat, dan Jakarta Selatan)

[5] Camel Petir a.k.a. Camellia Panduwinata Lubis, dari Parti Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) nombor daftar(3) daerah pemilihan DKI Jakarta II, meliputi Jakarta Pusat, dan Jakarta Selatan-Photo by kapanlagi.com

Parti Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) menampung sejumlah artis sebagai caleg. Selain model seksi Destiara Talita, parti pimpinan Sutiyoso ini juga mengakomodir artis lainnya, seperti pedangdut Camel Petir (foto atas).

Pemilik nama asli Camellia Panduwinata Lubis ini ditunjuk sebagai caleg PKPI nombor daftar 3 di daerah-pilihan  DKI Jakarta II yang meliputi Luar Negeri, Jakarta Pusat, dan Jakarta Selatan.

“Awal mulanya kerana panggilan aja  ya. Alam nuntun saya ke PKPI. Dan Camel rasa PKPI walau parti kecil tapi belum terkontaminasi dengan sistem yang mengikat,” jelasnya.

“Kalau masih bebas seperti itu, kita gak ada kata-kata bos, pimpinan,” tambah Camel saat berbincang santai, Selasa (21/1/2014).

Camel mengaku sempat aktif di Parti Gerindra. Namun Camel memilih bergabung dengan PKPI pimpinan Bang Yos itu. Dia telah menyiapkan misi yang ingin dikejar.

“Kita dengarkan apa kata suara rakyat. Camel gak mau didudukkan di tempat yang tak paham,” katanya.

Pendidikan terakhir Camel di University Al Azhar Medan jurusan akauntansi.

Jika sukses masuk DPR ia berharap ditempatkan di komisi sukan erana memang sejak kecil aktif di olahraga. “Komisi X tentang olahraga, atau ekonomi,” kata Camel yang selain jadi pedangdut juga punya salon ini.

Sebenarnya masih ada beberapa nama artis dan publik figure yang tak jelas juntrungannya mencalonkan diri menjadi caleg ke depannya. Wrong girl in the wrong place, wrong man in the wrong place, too.

Tak hairan jika munculnya rakaman  jejak atau track record foto-foto seksi para calon-calon anggota DPR yang tak akan pernah bisa dihapus.

Sekali lagi: gambar yang tak akan pernah bisa dihapus sepanjang masa dan akan selalu dapat dilihat dan sudah banyak di-upload seantero jagat ke depannya, baik di berita seperti akhbar,majalah TV ataupun dunia maya, dan pastinya menimbulkan pro dan kontra di kalangan masyarakat luas.

Jika foto-foto atau pengambilan keputusan mereka hanyalah masa lalu, itu hanyalah sebatas kalimat klise, pendapat dan penyataan penghibur diri, untuk melupakan masa lalu yang memalukan itu.

Namun hal ini ada yang tak mempermasalahkan, tapi ada pula yang mempersoalkan. Yang jelas, ini hanya mirip soal ujian anak sekolah rendah  yang hanya ada dua jawaban saja: Benar atau Salah. Bukannya “apakah benar?” atau “apakah salah?”. Stay focus, yang mana akan anda jawab?

Diluar benar atau salah, semua hanyalah info distorsi, atau distorsi informasi saja yang akan menyeret anda ke arah lain, yang seakan-akan tak menjadi masalah, maka disaat yang sama pula, sedar atau tak sadar anda telah dipolitisir oleh media. Stay focus!

 

Hal ini mirip ilmu marketing sebuah barang yang benarnya barang itu tak layak Anda konsumsi, namun dengan ilmu marketing atau promosi, bagaimana produk yang tak layak itu akhirnya harus anda konsumsi, dan justru menjadi sesuatu yang sangat bodoh jika anda tak mengkonsumsinya! Wow!!

Lagipula bagi mereka tersebut, jika mencari uang harus menempuh jalan seperti yang pernah mereka lakukan, bagaimanakah jika mereka menjadi wakil anda? Apakah segepok uang hasil bagi-bagi korupsi akan ditolak mereka? Apakah mereka berani membela Anda sebagai rakyat yang akan dibela mereka?

Salah satu tujuan berpolitik adalah mengubah cara pandang Anda pada awalnya, dimana saat itu cara berfikir anda masih “murni”! Namun akhirnya dapat mengubah fikiran anda, dari tidak, menjadi ya, atau bisa pula sebaliknya.

Setelah rekaman  jejak (track record) mereka yang tak akan pernah bisa lagi dihapus, mungkinkah jika terpilih, para artis pengumbar syahwat ini bisa mengubah citra DPR menjadi lebih baik?

Namun semua jawaban ada di hati Anda yang paling dalam, dan hati yang paling dalam di dada Anda adalah bagaikan suara dari sebuah kebenaran.

Ini adalah artikel yang akan terus berkelanjutan, jika Anda menemui Calon Legislatif lain yang bermasalah, info-kan beserta data dan foto kepada kami melalui kotak komen dibawah halaman ini, kerana KPU-Komisi PRU- sudah menegaskan:

Kepada Warga Indonesia Harap Laporkan Caleg Bermasalah.

Terimakasih atas waktunya, mari bergandingan tangan bersama Variety Explorer.Com untuk Selamatkan Indonesia dari Badut-Badut Politik.

Bersambung

Pustaka ;
Dedikasi untuk; ICC.wordpress.com/pelbagai sumber

One comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s