Timor Leste Dakwa Australia Di Mahkamah Internasional


Sekumpulan  warga menggelar tunjuk perasaan  menentang Australia di ibukota Dili baru-baru ini.

Written  by Wilhelmina

Selasa 17 Rabiulawal 1435 / 21 Januari 2014

Timor Leste Dakwa Australia di Mahkamah Internasional

Variety Explorer.Com | NEGARA TIMOR LESTE -kini menjadi sebuah negara termiskin di Asia dan mata uangnya tidak menentu kerana dijajah Australia secara tidak langsung kini mengajukan majikannya  Australia ke Mahkamah Internasional  kemaren (20/01) terkait sengketa kesepakatan pembagian hasil minyak dan gas antara kedua negara.


Melalui upaya ini, Timor Leste menuntut agar Mahkamah Internasional di Den Haag Belanda memaksa Australia menyerahkan dokumen-dokumen Mahkamah  yang dikatakan dirampas oleh agen-agen imperialis pemerintah Australia.

Seperti dilaporkan oleh wartawan BBC di Den Haag, Anna Holligan, dokumen-dokumen tersebut dirampas dari tangan seorang peguam  dan mantan mata-mata yang berubah menjadi pembocor rahasia.

Ia semula dijadwalkan akan menyampaikan kesaksian dalam kasus lebih besar terkait kasus dugaan penggunaan mata-mata dan penggodaman/tapping yang dilakukan Australia selama perundingan pembagian hasil minyak dan gas.

Seorang menteri kabinet Timor Leste, Agio Pereira, mengatakan agen-agen rahasia Australia juga menyita pasport peguam  itu sehingga ia tidak bisa bepergian keluar negeri.

Perundingan tersebut akhirnya menyepakati bahwa Timor Leste dan Australia mendapat jatah sama dari hasil gas dan minyak.

Timor Leste menuntut agar kesepakatan dibatalkan kerana adanya dugaan pelanggaran.

Namun Australia menyatakan tidak melakukan kesalahan apa pun.

Sumber ;.bbc.co.uk

One comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s