Alan Morison@Phuketwan Reporter Tragedi Muslim Rohingya Diancam Penjara


(Muslim Rohingya dalam tahanan)

Editor by KI Panji The-Author

Sabtu 02 Rabiulawal 1435 / 04 January 2014

Variety Explorer.com–PIHAK berkuasa di Thailand mengancam wartawan yang menerbitkan sebuah laporan menunjukkan bahwa pemerintah Thailand telah membantu perdagangan manusia dan meminta tebusan dengan menculik Muslim Rohingya yang melarikan diri dari penganiayaan di negara asalnya Myanmar.

Angkatan Laut Thailand sebelumnya menggugat  website  Phuketwan yang menerbitkan laporan itu dengan tuduhan telah melakukan pencemaran nama baik. Editor web warga Australia bernama Alan Morison mengatakan bahwa ia siap untuk masuk ke penjara untuk laporan yang ditulis di medianya. Dia juga mengatakan tindakan keras terhadap dirinya dan rakannya Chutima Sidasathian adalah serangan terhadap kebebasan pers.

“Chutima dan saya telah didakwa di bawah dua undang-undang yang paling parah di negara ini dan kami menghadapi tujuh tahun penjara. Kami hanya menjalankan situs web kecil. Tapi Angkatan laut menggunakan palu godam untuk memecahkan kenari kecil,” Morison mengatakan kepada Al Jazeera.

Laporan yang diterbitkan oleh website  ini menyatakan bahwa pemerintah Thailand telah menyerahkan Muslim Rohingya yang melarikan diri ke Thailand ke pedagang manusia yang kemudian akan menahan mereka di kamp-kamp yang jauh di hutan di bawah kondisi yang buruk, sampai adanya uang tebusan yang dibayar.

Mereka yang berhasil melarikan diri dari kamp mengatakan masih ada ratusan orang di dalam kamp.
[islampos/worldbulletin]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s