Murrawarri Republic-Negara Bangsa Aborigin Merdeka!di Australia

Bendera Murrawarri Republic (indymedia.org.au)

Written by Wilhelmina | Freelance Writer-Malaysia

Selasa-13 Safar 1435 / 17 Disember 2013

Bangsa Aborigin di Australia Ingin Merdeka!

Variety Explorer.com–Selama ini Australia selalu mengintervensi urusan dalam negeri negara-negara lain, terutama negara tetangganya termasuk Indonesia. Timor Leste (dulu Timor Timur) yang kini menjadi negara sendirian, menjadi makin miskin setelah merdeka yang sebelumnya Australia berjanji akan membantu mereka.


Murrawarri Logo (nationalunitygovernment.org)

Timor Leste akhirnya berada dibawah kakinya dan pahitnya, negara itu malah tambah melarat, tetap miskin. Semua kekayaan alam dieksploitasi, termasuk mata uangnya yang tak jelas, hingga menjadikan “negara baru terkorup dan termiskin di dunia”.

Namun jauh sebelum itu, sejak tahun 1972, suku asli Australia, Aborigin juga telah menuntut kemerdekaanya setelah dirampas oleh British dengan mendirikan negara kaki tangan(country accomplice) yang bernama Australia.

Semua isu ini seakan dipendam dalam-dalam oleh Australia, tak seperti isu Timor Timur, Maluku dan Papua, yang digembar-gemborkan dan didukung mau merdeka. Padahal mereka yang menuntut merdeka sangatlah sedikit, hanya puluhan dibanding jutaan yang lainnya dan mereka menjadi tuan di tanah sendiri, tak seperti Aborigin atau suku Indian di AS yang keduanya tertindas.

Kala itu, mirip Columbus, Kapten James Cook mengklaim tanah yang didaratinya yaitu benua Australia adalah menjadi milik mereka, padahal di tanah-tanah atau benua tersebut telah hidup suku asli selama ribuan tahun lamanya.

Bagaimana boleh keduanya mengklaim bahwa mereka,  Columbus dan James Cook menyatakan itu adalah tanah mereka seperti tak bertuan alias “tanah baru yang ditemukan”?

Keinginan untuk merdeka dari Australia telah ditunjukkan Bangsa Aborigin belum lama ini. Pada 31 Mac lalu, mereka mengambil langkah pertama untuk mengakhiri pemerintahan kolonial yang sudah berlangsung lebih dari 200 tahun.

Mereka melakukannya dengan mengirim surat kepada Ratu Elizabeth II dan pemerintah Australia, suku Aborigin menuntut sebuah perjanjian atau akta penghentian kekuasaan.

Pada 30 Mac 2013, Bangsa Aborigin juga telah mendeklarasikan berdirinya Republik Murrawarri atau Murrawarri Republic, yang menjadi rumah bagi orang Aborigin tinggal, sekitar 750 kilometer barat laut Kota Sydey, Negara Bagian dari New South Wales (NSW).

Mereka menyebut dan mengklaim bahwa suku Aborigin telah menetap di sana selama ribuan tahun lamanya, sebelum kedatangan bangsa British, seperti diberita  majalah Time, Kamis (30/5/2013).

“Ketika Kapten Cook tiba di sini pada tahun 1770, saat itu dia mengklaim benua ini atas nama Kerajaan British. Namun, atas dasar hukum apa dia bisa mengambil tanah kami?,” kata Sharni Hooper, anak dari Ketua Dewan Rakyat Murrawarri, Fred Hooper.

Gerakan kedaulatan suku Aborigin di Australia ini sebenarnya sudah dapat dilihat sejak tahun 1972. Ketika itu, tepatnya pada 26 Januari tahun 1972 di saat perayaan Hari Australia, sebuah kelompok milisi kulit hitam membuat sebuah khemah  di lapangan Gedung Parlimen Australia di Ibu Kota Canberra.

Kumpulan yang menamakan diri mereka sebagai “Gerakan Kedutaan Kemah Aborigin” ini mendukung hak atas tanah pribumi dan mendorong duta besar mereka, Michael Anderson, menjadi perhatian internasional.

Anderson sendiri melanjutkan pendidikannya di bidang hukum dan bekerja sebagai jaksa penuntut umum (pendakwa raya-public prosecutor)

Dia menjadi orang pribumi pertama Australia yang berpidato di Persatuann Bangsa-Bangsa (PBB) pada tahun 1981.

“Tidak ada di dalam undang-undang Australia yang menunjukkan bagaimana British  memperoleh perlindungan politik dan berdaulat atas Bangsa Aborigin,” kata Anderson.

“Mereka tidak pernah meminta kedaulatan kita, dan kita tidak pernah menyerahkan. Jadi kami datang dengan sebuah hipotesis bahwa Britain tidak pernah benar-benar punya kuasa di negeri ini.”

Anderson merupakan penggerak Pemerintahan Sementara Bangsa Pertama Persatuan Nasional, sebuah organisasi yang membawahi dan mewakili aspirasi dari 300 anggota Bangsa Aborigin Australia ingin berdaulat.

(sumber: Time / icc,wp)

Pustaka:
Murrawarri Republic (wikipedia) 
The Murrawarri Republic declaration (nationalunitygovernment.org)


Wilayah Murrawarri Republic (nationalunitygovernment.org)

(1998 Aboriginal Genocide Case 2857)


1927 Protest at Opening of Parliament House Canberra

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s