Sesiapa Yang Membela Syi’ah,Pasti Orang Bermasalah!


Dr Faizal ketika berucap di sebuah forum @Facebook Mohd Faizal Musa, 12 Disember, 2013.

Written  by Wilhelmina

| Freelance Writer-Malaysia

Juma’at-9 Safar 1435 / 13 Disember 2013

 

Variety Explorer.com–MEMBACA argumen Dr Mohd Faizal Musa, ahli sosiologi Universiti Kebangsaan Malaysia,tentang Syi’ah di Malaysia adakah hanya sepintas kajian sejarah bukan menyelami secara mendalam apa itu Syi’ah sebenarnya -Justru tuduhan beliau “meng-kambing hitamkan” terhadap apa itu golongan Wahabi (baca; Arab Saudi) sangat meng-kerdilkan nilai-nilai beliau sebagai seorang akademik,

Mari kita semak hujjah beliau tersebut “Kejahilan dan tindakan melampau golongan Islam aliran Sunnah yang mempengaruhi pihak berkuasa agama telah mendorong gerakan anti-Syiah di Malaysia walaupun masyarakat minoriti ini sebenarnya mempunyai susur galur yang kukuh di negara ini sejak berabad lalu”

Katanya “ekstremis di kalangan pihak berkuasa agama telah menyebarkan mitos bahawa Islam Syiah hanya bermula pada tahun 1979, iaitu ketika Revolusi Islam Iran, dan kononnya mazhab yang merupakan kedua terbesar dalam Islam ini merupakan satu ancaman luar”

Dengan ekstrim  Faizal berhujah sikap tidak toleran pihak berkuasa agama dan kumpulan Islam Sunnnah terhadap golongan Syiah adalah kerana mereka telah dipengaruhi oleh Wahabi – fahaman konservatif Islam yang berasal dari Arab Saudi.

“Wahabi di Malaysia cenderung menganggap Syiah sebagai ‘satu lagi agama’, dan menuduh pengikut Syiah sebagai ‘kafir’, ‘bid’ah ‘, ‘sesat’, dan ‘bukan Islam’,” katanya kepada The Malaysian Insider di Kuala Lumpur.

Pencerahan Kita

Kepada Dr Mohd Faizal Musa saya coba menyelami diri Anda tentang tuduhan Anda atas ‘ Kejahilan dan tindakan melampau golongan Islam aliran Sunnah”
Dan tuduhan “Wahabi” dibelakang isu Syiah di Malaysia ini .sungguh mencerminkan Anda sebagai orang yang tidak mendalami isu Syiah atau secara rambangnya saya berpendapat apakah Anda juga seorang pendukung atau penganut Syiah..Wallahua’lam.

Maka saya mengetahui bahwa “setiap orang yang membela syiah, atau memuji-muji syiah, atau mengunggulkan syiah, atau tidak mau menyesatkan apalagi mengkafirkan syiah” maka bisa dipastikan orang itu bermasalah!

Sebagai sesama Muslim ingin saya membawa kepada Anda sedikit pencerahan tentang Syiah bukan bermaksud ‘menggurui’-Justru hanya kita ‘share’ sedikit pemahaman yang ada pada saya,InsyaAllah

Jawaban untuk yang Masih Bertegang Urat-Leher Bahawa Ada Tiga(3) Golongan dalam Agama SYI’AH

Pertama : SYI’AH GHULAT yaitu Syi’ah yang mentuhankan maupun menabikan Ali ibn Abi Thalib RA dan meyakini Al-Qur’an sudah ditahrif (dirobah, ditambah dan dikurangi), dan sebagainya dari berbagai keyakinan yang sudah menyimpang dari Ushuluddin yang disepakati semua Madzhab Islam. Syi’ah golongan ini adalah Kafir dan wajib diperangi.

Kedua, SYI’AH RAFIDHAH yaitu Syi’ah yang tidak berkeyakinan seperti Ghulat, tapi melakukan penghinaan/penistaan/pelecehan secara terbuka baik lisan atau pun tulisan terhadap para Sahabat Nabi Saw seperti Abu Bakar ra dan Umar ra atau terhadap para isteri Nabi Saw seperti ‘Aisyah ra dan Hafshah ra. Syi’ah golongan ini Sesat, wajib dilawan dan diluruskan.

Ketiga, SYI’AH MU’TADILAH  yaitu Syi’ah yang tidak berkeyakinan Ghulat dan tidak bersikap Rafidhah, mereka hanya mengutamakan Ali ra di atas sahabat yang lain, dan lebih mengedepankan riwayat Ahlul Bait daripada riwayat yang lain, secara zhahir mereka tetap menghormati para sahabat Nabi Muhammad Saw, sedang Bathinnya hanya Allah Swt Yang Maha Tahu, hanya saja mereka tidak segan-segan mengajukan kritik terhadap sejumlah sahabat secara ilmiah dan elegan. Syi’ah golongan inilah yang disebut oleh Prof. DR. Muhammad Sa’id Al-Buthi, Prof. DR. Yusuf Qardhawi, Prof. DR. Wahbah Az-Zuhaili, Mufti Mesir Syeikh Ali Jum’ah dan lainnya, sebagai salah satu Madzhab Islam yang diakui dan mesti dihormati. Syi’ah golongan ketiga ini mesti dihadapi dengan Da’wah dan Dialog bukan dimusuhi.

Tetapi dalam kenyataannya di hari ini SYI’AH golongan ke 3 atau  SYI’AH MU’TADILAH  hampir tidak bisa kita jumpai atau boleh dikatakan sudah menjadi BARANG ANTIK atau MANUSIA LANGKA ,menurut informasi dulu masih ada golongan ini di Negara YAMAN,tetapi dengan berkembangnya zaman dan pengaruh dari tanah leluhurnya kaum Syiah (Iran) maka merekapun berkiblat ke sana..!! Lalu mengapa SYI’AH dikatakan KAFIR ?

Wahai kaum Muslimin Yang dimuliakan Allah Ta’ala,

Ya, Syiah memang ada Yang Zaidiyah/ MU’TADILAH ,yakni Syi’ah yang tidak sampai pada Tingkatan KAFIR menurut kebanyakan Ulama,Tapi hanya SESAT saja..Mereka (Syiah Zaidiyah) tidak sampai Mengkafirkan Abu Bakar dan Umar,namun mereka LEBIH MENGUTAMAKAN Ali Bin Abi Thalib Radhiyallahu’anhu di atas Abu Bakar dan Umar Karramallaahu Wajhahuma..

Sekali lagi.. Syiah model ini sudah tidak ada LAGI alias Sudah punah,kalaupun ada itu hanya ada di sebagian Kecil kawasan di negara Yaman.. itupun sangat sedikit,bahkan bisa di bilang HAMPIR TIDAK ADA,Nahh  adapun dalam perbahasan2 Kita Tentang Syi’ah,maka yg di maksud Adalah Syi’ah Rafidhah,yakni Syi’ah Ekstrim yang Di KAFIRKAN oleh para Ulama,yg sekarang TERSEBAR di seluruh dunia termasuk Indonesia/Malaysia  dan berkembang di Iran.

Pertanyaan Kita  adalah :

1.Salahkah Para Ulama itu mengkafirkan sebuah Agama yang mengkafikan Para Sahabat dan Istri2 Rasulullaah ?

2.Salahkah Ulama mengkafirkan kelompok yang mengatakan bahwa Ummul mukminin Aisyah Radhiyallahu’anha Itu Pelacur ?

3.Sekarang kita tanya; Apakah tidak KAFIR orang yang meyakini bahwa tanah Karbala LEBIH MULIA daripada Ka’bah ?

4.Apakah tidak kafir kelompok yang memuja-muja Pembunuh Umar Bin Khathab ?

5.Apakah Kelompok yang dalam Ajarannya Tidak ada Shalat Jum’at itu TIDAK KAAFIIRR ?

5 comments

  1. Assalamualaikum…..
    Kebanyakan para ulama dalam menyampikan pendapatnya, mereka mengedepankan pendekatan egoisme ketimbang pendekatan kemanusiaan. jika sekiranya Nabi Rasullullah SAW menginginkan kita semua sama ketika itu, niscaya kita semua sama, kenyataanya Beliau SAW membiarkan perbedaan itu, sesuai dengan Al Qur’an bahwa ” …Allah hanya menilai siapa diantara kamu (manusia) yang paling bertakwa…” Mungkin ada yang salah dengan syiah tapi menyampikan kebenaran dengan cara yang salah(kekerasan) juga tidak di benarkan oleh Al Qur’an. Rasullullah SAW sendiri tidak pernah berda’wah dengan pendekatan kekerasan, bahkan kepada musuh-musuh Islam sekalipun Beliau SAW bahkan menjamin kebebasan mereka,(lihat. piagam madinah). semoga kita semua di berikan petunjuk oleh Allah SWT…..amin.
    Wassalam….. salam damai.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s