Parlimen Uruguay Meng-Halalkan Ganja


Foto ilustrasi

Editor by Wilhelmina
| Freelance Writer-Malaysia

Rabu-7 Safar 1435 / 11 Disember 2013

Variety Explorer.com–Setelah dua tahun berdebat sengit, akhirnya parlimen Uruguay memutuskan melalui voting bahwa ganja halal di negara itu, termasuk  budidayanya (penanaman-pengolahan-peladangan). Pemerintah Uruguay berdalih bahwa ini cara yang efektif untuk menekan angka kriminal dan memutus rantai pengedaran bandar ilegal.

Voting yang menghasilkan kemenangan 16-13 itu langsung disambut kemeriahan oleh ribuan orang pro-legalisasi ganja di depang gedung kongres. Di sana, mereka membawa atribut berbentuk daun ganja dan bendera Jamaika, sambil menghisap lintingan mariyuana.

Uruguay rasmi halalkan ganja per 11 Disember 2013 [foto ilustrasi]

Presiden Uruguay Jose Mujika dalam pidatonya di radio mengatakan negara telah gagal dalam perang melawan peredaran narkoba. Untuk itu, ketimbang berperang menggunakan pasukan  keamanan seperti polis, tentara dan penjara, negara akan mengatur sendiri peredaran ganja melalui alat birokrasi.

Berdasarkan skema peraturan yang akan diproses dalam 120 hari ke depan, negara akan bertindak sebagai “pusat”, yaitu menjual dan mengatur peredaran tanaman bernama latin Cannabis Sativa ini.

Diperkirakan diterapkan April 2014, Uruguay akan menguasai industri mariyuana, mulai dari pembibitan hingga konsumsi.

Sekitar 120.000 orang di Uruguay merokok ganja, setidaknya sekali setahun, menurut Dewan Narkotik Nasional Uruguay, seperti dikutip Huffington Post. Dari ratusan ribu ini, 75.000 di antaranya menghisap ganja setiap minggu, dan 20.000 lainnya setiap hari.

Diperkirakan, ada 22 tan mariyuana terjual di negara itu setiap tahunnya. Nilainya antara US$30-40 juta per tahun.

Memang sejak lama warga Uruguay bebas menghisap ganja. Namun dalam undang-undang baru ini, mereka boleh menanamnya sendiri di rumah. Setiap tahunnya, warga Uruguay boleh menanam enam pot ganja, atau sebanyak 480 gram.

Warga juga boleh membuat kelab menghisap ganja yang terdiri dari 15 hingga 45 orang. Kelab ini boleh menanam 99 pot ganja per tahun. Sebelumnya, konsumsi ganja memang bebas di negara berpenduduk 3,3 juta orang ini. Namun budidaya(penanaman-pengolahan-peladangan) dan penjualannya dilarang.

Kendati dibebaskan, namun warga Uruguay hanya boleh membeli ganja di apotik-apotik rasmi milik pemerintah. Pembelian haruslah warga berusia 18 tahun keatas dan dibatasi hanya 40 gram per bulan.

Memang telah ada negara-negara yang memperbolehkan warganya menghisap ganja, yang terkenal adalah Belanda dan Portugal. Namun negara-negara ini hanya menerapkan de-kriminalisasi atau tidak mengkriminalkan pengguna ganja dengan kadar tertentu.

Pemerintah Uruguay akan menjual ganja kualiti terbaik dengan harga murah. Tujuannya, agar pembeli tidak beralih pada pengedar ilegal. Menurut ketua  pemberantasan narkoba Uruguay, Julio Calzada, kemungkinan pemerintah akan menjual ganja kering antara US$1-2,50  per gramnya.

“Satu gram cukup untuk membuat dua atau tiga linting kurus ganja,” kata dia, dikutip dari harian El Pais. Harga ini jauh lebih murah dibandingkan ganja kualiti  buruk di pasaran gelap yang mencapai US$5,

Sumber; us.viva.co.id

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s