5.000,Orang Lebih TKI ditangkap di Malaysia

Menurut Datuk Wan Junaidi, Malaysia tidak gagal melakukan pemutihan.

By Rohmatin Bonasir  Wartawan BBC  Kuala Lumpur
 Editor by Wilhelmina | Freelance Writer-Malaysia

Variety Explorer.com–Sebanyak 5.218 tenaga kerja Indonesia telah ditangkap pihak berwenang Malaysia sejak September hingga hari ini (05/12) dalam operasi terhadap pendatang ilegal(haram).

Timbalan  Menteri Dalam Negeri Malaysia Datuk Wan Junaidi Tuanku Jaafar mengatakan dari jumlah tersebut 929 TKI telah diusir dan hampir 4.000 orang masih ditahan untuk pemeriksaan.

Pekerja Myanmar tercatat sebagai jumlah terbesar kedua yang ditangkap sejauh ini, mencapai lebih dari 2.000 orang.

Mereka terjaring dalam operasi yang digalakkan mulai awal September setelah periode pemutihan yang dikenal dengan nama 6P berakhir.

“Kita menjalankan program 6P ini untuk mengenal pasti jumlah pendatang asing tanpa izin. Untuk sekarang ini dalam program pemutihan kita telah berjaya (berhasil) memutihkan 500.000 pekerja,” kata Datuk Wan Junaidi kepada wartawan BBC,com di Putrajaya.

Ribuan tenaga kerja asing tanpa dokumen meminta bantuan advokasi ke Tenaganita.

‘Puncak gunung ais’

 

Di antara jumlah tersebut, Tenaga Kerja Indonesia(TKI) menduduki kelompok kedua yang diputihkan sebanyak 201.000 orang. Adapun jumlah tenaga kerja tanpa izin terbanyak yang diputihkan berasal dari Bangladesh sebanyak 202.000 orang.

Jumlah pekerja yang diputihkan merupakan sebagian kecil dari jumlah pekerja ilegal.

Direktur eksekutif  Tenaganita, NGO bidang buruh Imigran, Irene Fernandez  memperkirakan pekerja asing tanpa dokumen di Malaysia kurang lebih sama dengan mereka yang rasmi, yaitu 2,1 juta orang.

 

Sebagian dari mereka telah mengikuti tahap awal pemutihan tetapi mengalami penipuan oleh agen-agen swasta yang ditunjuk pemerintah untuk menangani proses ini.

 

Lebih dari 5.000 tenaga kerja asing telah melaporkan kepada Tenaganita mengenai kes  penipuan pengurusan pemutihan yang mereka alami.

 

“Itu sudah mencerminkan puncak gunung ais, tetapi ada banyak yang tidak tahu bagaimana cara membuat aduan,” jelas Fernandez.

 

Hingga kini pihak berwenang Malaysia telah melakukan razia sebanyak 1.800 kali sejak September dengan sasaran antara lain kawasan pertokoan, restoran, pasar dan pusat hiburan.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s