Researcher ;Fakta Ganja Boleh Turunkan Resiko Diabetes[1]


Canabis zero death

Written  by Wilhelmina

Variety Explorer.com–  DUNIA yang kita huni ini rupanya tak lepas dari kebejatan cengkaman kekuasaan para kapitalis borjouis yang hanya mementingkan keuntungan semata-mata.

Terbukti konspirasi “barat” bahwa pemerintah negara² industri dan bisnis besar “multi billion dollar” mereka di dunia pharmaceutical,untuk menutup bukti adanya obat alternatif yang sangat ampuh dan mujarab untuk pemulihan berbagai penyakit kronikal.

Contohnya ;Ganja atau Canabis-Marijuana yang selama ini dinyatakan  berbahaya ternyata banyak manfaat dan kegunaannya semakin terkuak. Setelah dipastikan bisa menyembuhkan kanser-cancer, penelitian terbaru menunjukkan bahwa orang yang secara rutin merokok ganja memiliki resiko terkena diabetes lebih rendah.

Konspirasi konglomerat dunia pharmaceutical dalam upayanya untuk menjaga tanaman ini tetap terlarang (ilegal) dan tak meruntuhkan industri pharmaceutical para elit dunia tersebut


Mykayla sembuh dari kanser darah (Leukemia) dengan ganja.

cannabis maedicine 01Diabetis salah satu penyakit yang sejak dulu hingga kini belum ada obatnya, ternyata mengharapkan khabar baik dari penelitian yang dilakukan oleh para ilmuwan tentang tumbuhan yang selama ini disinyalir tak ada manfaatnya ini.

Pengguna ganja biasanya memiliki tingkat insulin yang lebih rendah. Hal ini mengindikasikan kontrol gula darah yang lebih baik.

Jika kaitan antara ganja dan pencegahan diabetis diperjelas, maka kemungkinan peneliti akan mengembangkan perawatan diabetes menggunakan zat dalam ganja, yaitu THC (tetra-hydro-cannabinol).

Penelitian yang diterbitkan dalam The American Journal of Medicine ini menemukan bahwa orang yang merokok ganja dengan rutin memiliki tingkat insulin 16 peratus lebih rendah dibanding dengan orang yang tak pernah merokok ganja.

Mereka yang menggunakan ganja juga diketahui memiliki lingkar pinggang yang lebih kecil, sementara lingkar pinggang yang besar bisa meningkatkan resiko seseorang terkena diabetis.

Saat ini ganja secara umum digunakan pada pasien yang terkena kanser atau mengalami rasa sakit yang parah.Kemudian, akhirnya penggunaan ganja sebagai obat diperbolehkan di 18 negara bagian Amerika, seperti diberitakan oleh Daily Mail (15/05/13).

                           Kristina Marie sembuh dari tumor otak kerana ganja.

 

Penelitian Insulin dan Glukosa(glucose)

Penelitian ini mengamati 4.657 pasien. Sekitar 579 orang menggunakan ganja, 1.975 menggunakan ganja di masa lalu tetapi sudah berhenti, dan 2.013 orang tidak pernah menggunakan ganja.

Insulin dan glukosa kemudian diukur melalui sampel darah setelah pasien -ujicoba  puasa selama sembilan jam.

Dari hasil penelitiannya tersebut, pengguna ganja memiliki tingkat insulin 16 peratus lebih rendah dibandingkan orang yang tak pernah menggunakan ganja sama sekali.

Murray Mittleman dari Cardiovascular Epidemology Research Unit di Beth Israel Deaconess Medical Center juga menjelaskan bahwa pada penelitian sebelumnya para peneliti menemukan tingkat obesiti dan diabetis yang lebih rendah pada pengguna ganja.

Gustin-L-Reichbach

Gustin L Reichbach sembuh dari kanser pankreas kerana ganja.

Meski zat dalam tanaman ganja diketahui bisa mengontrol insulin dan mencegah diabetis, akankah Malaysia memperbolehkan penggunaan ganja untuk pengobatan dan perubatan?

Tentu bisa saja, asalkan semua masyarakat, pihak yang berwajib dan orang-orang yang berada di dalam lembaga-lembaga yang berkaitan tidak asal menuduh tanaman alami yang tak berdosa tersebut yang juga dibuat olehNya.

Selama ini yang telah melekat erat di fikiran manusia yang telah terkena brainwashed dari media-media dunia selama puluhan tahun, ganja hanyalah sebatas dilinting dan dihisap.

cannabis cure cancer 02Seharusnya masyarakat dunia lebih smart, dengan terlebih dahulu membaca sejarah tentang ganja, sejak dulunya sudah diperbolehkan sebagai tanaman industri dalam banyak hal, juga manfaat dibidang farmasi dan obat-obatan, hingga akhirnya (kenapa) dilarang.

Setelah diketahui sejarah pada saat pohon ganja masih dilegalitikan di masa lalu hingga akhirnya menjadi illegal, barulah diadakan langkah-langkah dibidang keilmuwan dan alamiah selanjutnya.

Langkah-langkah selanjutnya itu misalnya dengan mengadakan penelitian-penelitan ilmiah yang lebih dalam, lebih detail dan seksama terhadap tumbuhan Cannabis ini.

Penelitian dan penyelidikan itu sangat penting dilakukan untuk dapat dibuktikan bahwa tanaman ganja sebenarnya banyak manfaat positifnya mirip seperti pohon kelapa, mulai dari pucuk daunnya, rantingnya, batangnya, bunganya, bijinya, hingga ke akarnya.
Wallahua’lam.

Sumber :
Daily Mail /merdeka/ indocropcircles)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s