Tokoh Anti Syiah Malaysia Ditembak Mati


Ustadz Ahmad Rafli Abdul Malek (foto kanan)

Editor by Wilhelmina

Variety Explorer.com–PAHANG : Tokoh aktivis dan seorang ulama Anti Syiah yang juga menjawat Ketua Penegakan/Penguat Kuasa Syariat Jabatan Agama Islam Pahang (JAIP) Malaysia, Ustadz Ahmad Rafli Abdul Malek ditembak mati di depan rumahnya di Indera Mahkota 2, Pahang, Kuantan, Malaysia pada Jumat, 8 November 2013.

Insiden berdarah itu diperkirakan terjadi pada pukul 14.30 petang, tatkala tiga orang  lelaki yang mengendarai kereta berjenis Proton Wira Aeroback datang ke rumahnya. Kemudian, salah seorang dari mereka turun dan melepaskan tiga tembakan ke arahnya. Ahmad Rafli dijemput maut seketika di depan rumahnya.

Beberapa tetangga yang mendengar suara tembakan, keluar dari rumah mereka dan melihat tersangka kabur meninggalkan lokasi.

Para saksi mengatakan bahwa salah seorang suspek mengenakan jubah hitam dan mengenakan kopiah.

Ketua Polis wilayah Pahang, Mohd Zakaria Ahmad mengonfirmasi penembakan itu dan mengatakan penyelidikan sedang berlangsung, sebagaimana diberita News Strait Times dan dikutip kiblat.net, Isnin (11/11)

Ulama yang giat menjelaskan bahaya syiah

Dalam sebuah wawancara dengan Pusat Berita Malaysia Bernama, istri korban, Rosmahawani Abd Wahab, menceritakan saat detik-detik terakhir bersama suaminya. Ia mengatakan sempat meminta suaminya untuk memasang tirai di rumah mereka di Indera Mahkota 2, pada petang itu.

Lalu, ujarnya, pada pukul 13.55 ia melihat ada tiga orang asing yang mengendarai Proton Aeroback berwarna putih memasuki halaman rumah pasangan itu. Mereka mengucapkan salam kepada Ahmad Rafli.

Lantas, ketua petugas penegak Jabatan Agama Islam Pahang (JAIP) itu mengajak mereka masuk ke dalam rumah.

Tiba-tiba, salah seorang lelaki di antara mereka langsung menembakkan beberapa tembakan ke arah Ahmad Rafli, membunuhnya di tempat.

Rosmahawani mengatakan bahwa sebelumnya, suaminya tengah memasang tirai atas permintaannya ketika salah seorang  dari empat anak mereka, Mohd Amin (15 tahun), memberitahu ayahnya bahwa beberapa orang telah muncul untuk bertemu.

“Suami saya pergi keluar untuk menemui mereka. Saya mendengar orang-orang itu menyapanya dan suami saya mengundang mereka ke dalam rumah. Lalu, ada dua tembakan dan anak saya berteriak, ‘Abah telah ditembak, Allahu Akbar!” ungkap istri korban kepada para wartawan di rumahnya.

Ketika ditanya apakah Ahmad Rafli pernah diancam oleh pihak mana pun sehubungan dengan pekerjaannya, istri korban menjawab ‘tidak’.

Istri korban menegaskan bahwa dia tidak mengenali tiga orang itu. Tapi, ia menyadari kenderaan tersebut sering terlihat di wilayah itu dalam tiga hari terakhir.

Sementara itu, Tengku Puan Pahang, Tunku Azizah Aminah Maimunah Iskandariah Sultan Iskandar memberikan penghormatan terakhir kepada Ahmad Rafli di rumahnya pada Ahad 10/11) minggu lepas.

Ahmad Rafli dikenal gigih membantera  gerakan Syiah yang secara rasmi diharamkan oleh Kerajaan  Malaysia. Ia juga tengah menangani tiga kes  besar yang melibatkan kejahatan pelanggaran syariat di Pahang, di antaranya penyimpangan ajaran ‘Tuhan Harun’ dan operasi pembanterasan maksiat kelab-kelab malam.


Ustadz Ahmad Rafli & Keluarga

 

Ustadz Ahmad Rafli meninggalkan seorang istri, Rosmahawani, dan empat orang anak: Mohd Asyraff (22 tahun), Mohd Abrar (20 tahun), Mohd Amin dan Mohd Akashah (12 tahun).
Innaalillaahi wa innaa ilaihi raaji’uunAllahummaghfirlahu warhamhu wa’afihi wa’fu ‘anhu(sdqfjr/kiblat.net/salam-online)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s