Malala Yousafzai :”Terlupa Diri di Women Glamour Of The Year Award-2013″


Malala Yousafzai

Editor by Wilhelmina

Variety Explorer.com–HADIRIN yang hadir pada majelis glamour Women Glamour Of The Year Award itu ADA bintang pop flamboyan. Seorang penyanyi legenda. Seorang bintang TV, beberapa orang supermodel, dan salah  seorang yang dianggap paling dermawan di dunia. Bahkan mantan menteri luar negeri yang mungkin akan segera jadi presiden.

                                                  Photo: (Getty, Glamour, MTV Act)
Namun dari semua wanita itu, yang muncul dan naik  panggung di Women Glamour of the Year Award pada hari Isnin malam (11/11/2013) adalah gadis berusia 16 tahun asal Pakistan, Malala Yousafzai.

“Kami mencintaimu, Malala!” teriak sekelompok gadis muda dari balkoni di Carnegie Hall,USA di mana acara tahunan itu dilangsungkan.
Malala melambaikan tangannya dan gestur tangannya memberikan ciuman jarak jauh, kemudian berpidato dengan berapi-api .

“Saya percaya pistol tidak memiliki kekuatan sama sekali,” kata Malala, yang menarik perhatian dunia ketika pejuang Taliban menembak kepalanya bulan Oktober 2012. Saat itu, Malala mengatakan bahwa kaum Mujahidin Taliban membatasi akses perempuan terhadap pendidikan, jilbab/hijab  dan janggut seperti zaman batu. Mendadak, dia terkenal ke seluruh dunia. Tiba-tiba ada Malala Fund untuk mendukung pendidikan bagi anak perempuan, dan baru-baru ini—aaduhaii!—merilis(released)  sebuah memoirs, “I Am Malala.”

“Saya percaya pistol tidak memiliki kekuatan kerana senjata hanya bisa membunuh,” katanya. “Tapi pena bisa memberikan kehidupan.”

Orang-orang menghormati Malala. Ia mungkin akan mengenepikan  Lady Gaga sebagai cover majalah Glamour bulan ini

“Jika saya tidak jadi cover majalah Glamour, saya akan memberikannya kepada Malala,” kata Lady Gaga, ikhlas.

Malala melibas semua wanita  Barat dalam media Barat. Sayang, ketika ia mengatakan bahwa pistol atau senjata tidak memiliki kekuatan apa-apa, yang artinya ia tujukan kepada kaum Mujahidin Taliban, ia tampaknya lupa pasukan penjajah asing, bahkan di negaranya sendiri, menghabisi ribuan anak-anak perempuan Muslim di desa-desa, di sungai, di padang, di ladang, di pernikahan, dan bahkan di pemakaman!
Tampaknya Malala lupa bahwa ia ditolak oleh mahasiswa-mahasiswa Pakistan untuk masuk kampus, bahkan oleh mahasiswa tak berjilbab sekalipun di negara itu.

Dan eh, satu lagi, dalam pidatonya, Malala lupa menyampaikan, bahwa kenyataan yang ada di Pakistan dan Afghanistan, kaum Mujahidin Taliban-lah yang membuka madrasah-madrasah kembali setelah dibumi-hanguskan  pasukan penjajah asing.

Sekumpulan lelaki berjanggut itu, faktanya, yang mengajarkan alif, ba, ta, tsa kepada kanak-kanak perempuan kecil, yang kadang asyik bergayutan di pundak dan menarik-narik janggut sang mujahid sambil hanya mengedipkan mata sambil tersenyum. Ya, tampaknya Malala lupa. [islampos/act.mtv.com]

One comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s