” Bunda Putri “; Wanita Misterius Kes Rasuah, Mantan Broker Petroleum


Portrait : Bunda Putri dan Ketua Majelis Syuro PKS Hilmi Aminuddin.

Editor by Wilhelmina

Variety Explorer.com–Nama Non Saputri alias  Bunda Putri kembali mencuat ke publik akhir-akhir ini. Ini gara-gara pengakuan mantan Presiden Parti Keadilan Sejahtera Luthfi Hasan Ishaaq di persidangan, yang kemudian membuat Presiden SBY marah. Siapakah sebenarnya Bunda Putri? Mengapa ia terlihat begitu berkuasa?


Mengapa ia bisa memanggil menteri ke rumahnya dan menentukan penempatan pegawai-petinggi  di Kementerian Pertanian ? Benarkah ia dekat dengan Istana?

                        Mantan Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq dimahkamah

Pertanyaan-pertanyaan ini masih hinggap di benak publik. Apalagi Presiden SBY yang sebelumnya berjanji akan mengumumkan siapa Bunda Putri ke publik setelah menyelidikinya, ternyata tak kesampaian hingga hari Jumat (18/10/2013). Sementara hingga kini Bunda Putri masih tiarap, entah di mana.

Majalah Detik telah menelusuri keberadaan Putri pada pertengahan September lalu. Dari data yang dihimpun, Bunda Putri bernama asli Non Saputri, asal Cilimus, Kabupaten Kuningan. Dia sudah lama hijrah ke Jakarta. Dia memiliki rumah di Pondok Indah, Jakarta Selatan.

Bunda Putri merupakan wanita yang cukup aktif di bidang politik. Dia bergabung dengan organisasi pendukung SBY, seperti Blora Center, Lumbung Informasi Rakyat (LIRA), dan Komunitas Masyarakat Cinta Indonesia. Bunda Putri terlihat hadir dalam Musyawarah Nasional II Barisan Indonesia, organisasi yang menyokong SBY pada Pilihan-Presiden(Pilpres) 2009. Dalam acara itu, Gita Wirjawan, yang saat ini Menteri Perdagangan, terpilih sebagai ketua umum.

Bunda Putri juga dikenal sebagai pengusaha lama yang bergerak di sektor peternakan. Ia juga sempat menjawat broker perusahaan minyak asal Malaysia, Petronas. Ia pernah membawa rombongan Petronas ke Kalimantan Barat pada 2008 berkaitan dengan rencana pengelolaan migas(minyak&gas) Blok D-Alpha Natuna. Rombongan ini disambut oleh Bupati Sambas saat itu, Burhanuddin A. Rasyid, abang Fathan Al Rasyid.

Fathan AlRasyid merupakan salah satu nama, yang disebut dalam percakapan Bunda Putri dengan Luthfi Hasan saat diperdengarkan rakaman tapping dalam persidangan beberapa waktu lalu. Dalam rakaman itu, Bunda Putri menyebutkan Fathan merupakan ‘pintu masuk’ bagi dirinya dan Luthfi. “Kita yang perlu dia,” katanya kepada Luthfi.



Bunda Putri versi  Faisal Basri

Pakar ekonomi Indonesia  Faisal Basri membuat tulisan di blognya tentang Bunda Putri. Tulisan ini untuk mengklarifikasi berbagai pertanyaan soal fotonya yang beredar sedang bersama Bunda Putri. Faisal mengatakan memang kenal dengan Bunda Putri. Mereka kenal sejak tahun 2007.

Sebagai penasehat (broker=editor)  di Petronas, menurut Faisal, Bunda Putri sangat dihormati pegawai  perusahaan migas Malaysia itu. “Bunda Putri boleh dikatakan sebagai pelobi Petronas. Tak hanya di Indonesia, melainkan juga di Timur Tengah atau Afrika,” kata dia. Relasi Bunda Putri yang amat luas membuat sang Bunda bahkan mengenal menteri Somalia.

Bunda Putri juga disebut ikut berjasa memasukkan letrik  ke Kalimantan Barat. “Saya tak terlibat sama sekali (soal letrik Kalbar). Saya cuma sempat diperkenalkan dengan pihak pemasok lettrik dari Sarawak yang hendak menjual lettrik ke Kalimantan Barat. Penjualan letrik ini sudah terwujud. Sebagian wilayah Kalimantan Barat beroleh aliran lettrik dari Malaysia. PT PLN yang membangun saluran transmisinya,” kata Faisal.

Faisal dan Bunda Putri bertemu beberapa kali di Pontianak, Kalimantan Barat, kerana Faisal mengajar di University Tanjung Pura Pontianak sudah hampir 10 tahun. Bunda Putri yang kenal banyak pegawai Kalimantan Barat  dan tak asing dengan Faisal pun meminta Faisal menjadi anggota team percepatan investasi di Kalbar yang diketuai oleh Bunda Putri sendiri.

Bagi Faisal Basri, Bunda Putri jauh dari kata misterius. Sang Bunda merupakan alumnus IPB yang hobi bercocok tanam dan punya kilang  baja di Kalbar. Sang Bunda gemar menyantap durian.

“Kalau sedang musim durian, Bunda Putri hampir selalu mengajak rombongan ke sentra durian di Pontianak. Sewaktu menghadiri acara pernikahan putra pegawai  Petronas di Kuala Lumpur, kami tengah malam mendatangi pasar malam  untuk menyantap durian,” kisahnya.

“Di mata saya, rasanya ia sosok yang tidak teramat misterius. Ia sosok yang hangat. Seorang ibu yang memiliki anak perempuan yang telah mengaruniainya seorang cucu lelaki,” ujar Faisal.

Ia berpendapat, sosok Bunda Putri menjadi misterius kerana dikomentari petinggi parti politik di negeri ini. “Presiden mengatakan 2.000 persen tak mengenalnya, dan para petinggi PKS begitu saja menelan mentah-mentah ucapan Bunda Putri. Entahlah,!” kata Faisal.

Sumber : Majalah Detik/Viva,id

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s