[ WikiPeduli Edition] ” Crisis Actors” From Boston,Priston to Tabung Haji(GLC)

old photo Jeff Bauman jr Boston Marathon

Foto Jeff Bauman Jr – Gambar diatas tampak Jeff saat tragedy Boston Marathon 2013 terlihat pipinya kurus (kiri). Dan foto saat di rumah sakit dengan kondisi pipinya yang masih gemuk (kanan). Ini membuktikan bahwa foto keduanya terpaut waktu yang jauh. Dan pada foto sebelah kanan tampak ciri khas warna gambar dari sebuah foto yang sudah lama atau tua.


Editor by Wilhelmina.

Kuala Lumpur Sun ; July,1-2013.

Anomali,Keganjilan dan Kejanggalan pada “Tragedi Bom Boston Marathon 2013” April lepas membuat rakyat Amerika dan dunia luar menafsirkan berbagai persepsi –  tentang kebenaran terjadinya peristiwa tersebut diantara kejanggalan yang dapat dibuktikan :


a] Letupan di Boston Marathon Termasuk Low Explosion atau bahkan Home-made Explosive

boston marathon bomb blast

Letupan pada tragedi Boston Marathon dianggap kecil (low explosion) dari banyak pengamat teroris dan para pakar explosive. Ini bisa dilihat dari video yang sudah banyak beredar. Hanya saja, bom dibuat sedemikian rupa agar asapnya terlihat banyak, bukan dari daya ledaknya.

Asap putih tebal membumbung tinggi agar bom tersebut dapat di dramatisir dan terlihat menakutkan! Bahkan banyak yang menganggap bahwa bom itu adalah jenis bom asap (smoke bomb).

b] Tidak Ada Korban Yang Nyata, Semua Aktor Sudah Disiapkan Sejak Awal?

crisis actors boston bombings SMALL

Jeff Bauman Jr(fotonya diatas) salah seorang pelakon ” Crisis Actors”yang ditayangkan di TV-swasra Amerika beratus kali sehari -membuat rakyat Amerika muak dan bosan- dia ditunjukkan sebagai korban ledakan yang kakinya jadi buntung atau putus dari lutut kebawah.

Namun foto Jeff Bauman Jr diatas kerusi roda   tersebut setelah diteliti oleh pakar tentang teroris dan para pakar explosive  memiliki beberapa keanehan, diantaranya:
1. Tidak terlihat darah berceceran, bahkan setetes pun darah tak keluar dari luka buntung tersebut. Hingga bekas jalan yang dilaluinya (track)kerusi roda diaspal jalanan, tetap bersih dari darah.

2. Korban tetap sadarkan diri, kerana dalam situasi dan kondisi yang sebenarnya, tak mungkin dengan buntungnya kaki, korban tetap sadar! Minimal ia akan pingsan.

3. Standar pertolongan pertama yang tak lazim, standat baku di AS apalagi dalam situasi seperti ini pertolongan pertama dari seorang korban seharusnya ia menggunakan tempat tidur yang ada di ambulans sebagai standart pertolongan orang yang sakit, bukan dengan kerusi roda! Ini justru mengindikasikan bahwa mereka sedang melakukan “akting” agar semua TV-TV dan orang dapat melihat kejadian tragis tersebut.



Justru” Crisis Actors” atau Aktor Krisis (pada peristiwa-peristiwa tragis) yang diperankan oleh para korban-korban sudah merajalela di setiap tragedi fatal dan mengerikan dalam semua agenda pemerintahan Amerika.
seperti tragedi Twin Tower WTC 9/11 dan juga Tragedi Pentagon?


” Crisis Actors” oleh Umno.

Kenapa saya tampilkan mukaddimah tragedi diatas pada artikel ini -maaf,! bukan khusus untuk membahasnya !-Sebagai penulis amatur saya menilai suatu peristiwa seperti diatas mungkin saja akan terjadi atau pernah terjadi di negara kita -cuma tragedi nya  belum sehebat Amerika –

Sebagai contoh kecil ” Crisis Actors” yang pernah terjadi di negara Malaysia tercinta ini

Mungkin Anda ada yang masih ingat kisah pada hari penamaan calon di Dun Bagan Pinang Negeri Sembilan 2009… Satu pertembungan hebat setelah UMNO tewas di beberapa kerusi di Dun Pulau Pinang, Kedah dan Perak. [ adatasi ]

Dengan skrip serta akting yang meyakinkan ,,,dia ni mengaku dipukol oleh aktor pembangkang…..maka berehat beliau sebentar  dalam hospital..hihihihi..!


.
Akting  ” Crisis Actors”pun  berjaya memanipulasi pengundi ketika itu -Maka bertempik gumbira lah para tok-dalang Umno yang merekayasa tragedi tersebut.

Jika ” Crisis Actors” “Tragedi Bom Boston Marathon 2013” tidak diketahui apa imbuhan yang diperolehi mereka – di Malaysia Aktor Krisis “Dun Bagan Pinang Negeri Sembilan 2009 ” telah menerima imbuhan yang tak terhingga nilainya hasil akting beliau tersebut…

Mari kita baca kisahnya yang saya  kutip dari blog http://www.budakbenteng.com/

Azeez_Baling

Inilah yang berlegar di blog-blog Umno yang mengatakan Azeez Rahim, ahli Parlimen Baling dilantik sebagai Pengerusi Tabung Haji. Mungkin ada benarnya kerana Najib kini sedang mem’bedak’ jawatan-jawatan sedemikian di kalangan Umno seperti juga dilaporkan TMI. Antara sebagai pengerusi dan ahli lembaga pengarah syarikat berkait kerajaan (GLC) atau agensi kerajaan – Tenaga Nasional Berhad, Telekom Malaysia, Majlis Amanah Rakyat (Mara), Perbadanan Usahawan Nasional Berhad (PUNB), Tabung Haji, Perbadanan Nasional Berhad.

Blogger Rocky Bru juga bercerita tentang Azeez sebagai Pengerusi Tabung Haji. Mengikut maklumat dari laman web Tabung Haji, pada tahun 2011 dia dilantik Ahli Lembaga Pengarah Tabung Haji. Pengerusi anak syarikat Tabung Haji iaitu TH Real Estate LLC dan Ahli Lembaga Pengarah Theta Edge Berhad yang juga anak syarikat Tabung Haji.


Munasabahlah kalau dia akan dinaikkan ‘pangkat’ oleh Najib sebagai Pengerusi Tabung Haji. Maka akan bersepahlah muka-muka 47 persen dalam syarikat berkait kerajaan (GLC) atau agensi kerajaan. Duit Tabung Haji pun banyak juga untuk dikebas atas nama projek dan elaun, insyaallah boleh senyum sepanjang masa

Biodata Azeez Rahim

Dalam bentuk “komen” di rockybru.com.my:
Bagaimana   Azeez yang tidak lulus SRP Tak pernah ambil SPM tahu2 dah “beli” MBA.dari “Preston” universiti dan akan dilantik kejawatan tertinggi
syarikat berkait kerajaan (GLC)Tabung Haji ? Ini Dunia sudah Edan..! 

Selamat Membaca & Terima kasih Kepada Anda Pengunjung Setia Blog Ini,…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s