Ancaman Keras atas Wanita kaasiyaat ‘aariyaat (berpakaian tapi telanjang)

Raih pahala. Bantu sebarkan !:

Editor by Wilhelmina.


 Islam yang mengancam keras terhadap para wanita yang berpakaian tetapi telanjang (kaasiyaat ‘aariyaat), berpakaian ketat, tipis, atau tidak menutup aurat. Ancaman dari Islam itu demi melindungi perempuan, dan agar terjadi keamanan di masyarakat.

Ancaman keras atas wanita kaasiyaat ‘aariyaat (berpakaian tapi telanjang)

Namun kini justru celana lejjing (legging) –yang kadang disebut celana-seluar potlot / pensil – ketat membentuk lekuk-lekuk yang seharusnya hanya sesuai  untuk pakaian dalam, ternyata justru dipakai sebagai celana biasa oleh para wanita.

Padahal ancaman dalam Islam sangat keras:

صِنْفَانِ مِنْ أَهْلِ النَّارِ لَمْ أَرَهُمَا قَوْمٌ مَعَهُمْ سِيَاطٌ كَأَذْنَابِ الْبَقَرِ يَضْرِبُونَ بِهَا النَّاسَ وَنِسَاءٌ كَاسِيَاتٌ عَارِيَاتٌ مُمِيلَاتٌ مَائِلَاتٌ رُءُوسُهُنَّ كَأَسْنِمَةِ الْبُخْتِ الْمَائِلَةِ لَا يَدْخُلْنَ الْجَنَّةَ وَلَا يَجِدْنَ رِيحَهَا وَإِنَّ رِيحَهَا لَيُوجَدُ مِنْ مَسِيرَةِ كَذَا وَكَذَا.
(أحمد و مسلم عن أبي هريرة، صحيح).

“Dua macam manusia dari ahli neraka yang aku belum melihatnya sekarang, yaitu: (pertama) kaum yang membawa cemeti-cemeti seperti ekor-ekor lembu, mereka memukul manusia dengannya:

Dan(kedua) wanita-wanita yang berpakaian tetapi telanjang, berjalan dengan menggoyang-goyangkan pundaknya dan berlenggak-lenggok, kepala mereka seperti punuk onta yang condong. Mereka tidak masuk syurga bahkan tidak akan mendapat wanginya, dan sungguh wangi syurga telah tercium dari jarak perjalanan sekian dan sekian.” (Hadis Riwayat: Muslim, dan Ahmad dari Abi Hurairah, Shahih).

kepala mereka seperti punuk onta yang condong.
Syarah (penjelasan) Hadits

Dua macam dari ahli neraka, artinya neraka Jahannam. Belum pernah aku lihat keduanya, artinya keduanya belum terdapat pada masaku karena bersihnya masa itu, tetapi keduanya terjadi setelah masa itu. Suatu kaum, artinya salah satu dari keduanya, di tangan mereka ada cemeti-cemeti/ cambuk-cambuk seperti ekor-ekor lembu. Mereka memukuli manusia dengan cemeti-cemeti itu, yaitu memukuli orang-orang yang dituduh, misalnya dituduh mencuri lalu dipukuli agar benar pengakuannya tentang apa yang dicurinya.

Hal itu mengandung pengertian bahwa dua jenis manusia itu akan ada, dan demikian pula sesungguhnya dulu generasi setelah generasi awal munculnya Islam ada suatu kaum yang senantiasa membawa cemeti-cemeti yang tidak boleh untuk memukul dalam perkara hudud (hukuman yang sudah ada ketentuan-ketentuan syari’atnya), tetapi cemeti-cemeti itu dimaksudkan untuk menyiksa manusia.

Mereka (yang senantiasa membawa cemeti-cemeti) itu adalah pembantu-pembantu polis yang dikenal dengan tukang-tukang pukul/ jlid (jalladin). Apabila mereka diperintahkan untuk memukul maka mereka melebihi ketentuan yang disyari’atkan dalam hal sifat dan ukurannya.

Dan barangkali mereka telah dikuasai oleh hawa nafsu dan diliputi watak-watak kezaliman sampai kepada penghancuran orang yang dipukul atau memperberat siksaannya, dan dia telah menirukan (kejamnya) kaki tangan-kaki tangan ketua gerombolan, lebih-lebih dalam urusan para hamba

Dan barangkali yang mengerjakan perbuatan kejam itu pada masa sekarang adalah sebagian orang yang menisbatkan diri kepada ilmu (terpelajar). Al-Qurthubi berkata, secara garis besar, mereka adalah orang yang Allah murkai, yang Allah siksa mereka sebagai makhluq-Nya yang buruk pada umumnya.

Kami berlindung kepada Allah dari kemarahan-Nya. Dan dikatakan, yang dimaksud dengan mereka dalam Hadits itu adalah orang-orang yang mondar-mandir di pintu-pintu orang-orang zalim, sedang di tangan mereka ada pentungan-pentungan (sejenis cota)yang untuk mengusir manusia.

Dan wanita-wanita, artinya golongan kedua adalah para wanita, kaasiyaatun (yang berpakaian) dalam kenyataannya, tetapi telanjang pada hakikatnya. Kerana mereka memakai pakaian yang tipis-tipis yang menampakkan kulit. Atau mereka berpakaian dari pakaian perhiasan, namun bertelanjang dari pakaian taqwa. Atau mereka berpakaian berupa ni’mat-ni’mat Allah, namun mereka telanjang dari mensyukurinya. Atau mereka berpakaian dari busana tapi telanjang dari perbuatan baik. Atau mereka menutupi sebagian badan mereka, namun membuka sebagian lainnya untuk menampakkan kecantikannya, dan maknanya tidak jauh dari itu.

Sebagaimana kata Al-Qurthubi di dalam mentafsirkan makna-makna yang terkandung di antara dua kata itu (kaasiyaat ‘aariyaat)kerana masing-masing makna itu kembali kepada ‘urf (kebiasaan yang dikenal). Dan kedua kata itu nampak perbedaannya ketika diidhofahkan (disandarkan kepada kata lainnya).

Maailaatun artinya menyimpang dari ketaatan. Mumiilaat artinya mereka mengajarkan kepada orang lain untuk masuk pada perbuatan seperti yang mereka perbuat atau melenggang-lenggokkan jalannya dengan menggoyang-goyangkan pundak dan pinggulnya. Atau mereka mengoyang-goyang kepalanya, mereka menyisir dengan model sisiran pelacur yang mempengaruhi wanita lain untuk menggemari sisiran model itu dan mengerjakannya pula, atau menggoda lelaki menggoncang-goncang hatinya untuk berbuat kerusakan dengan mereka, dengan menampakkan perhiasan-perhiasan mereka.

Di sini didahulukan kata maailaat karena riwayat yang terbanyak adalah demikian, sedang Imam Muslim medahulukan kata mumiilaat.

Kepala-kepala mereka seperti punuk onta yang condong , artinya mereka membesarkan kepalanya dengan kerudung dan serban yang dilipat-lipatkan di atas kepala mereka sehingga menyerupai punuk onta. Mereka tidak masuk syorga bersama orang-orang yang beruntung, orang-orang generasi terdahulu, atau secara mutlak apabila mereka menempatkan diri sedemikian itu. Dan inilah di antara mu’jizat Nabi SHALLALLAHU ‘ALAIHI WA SALLAM.

Maka sungguh telah terjadi yang demikian itu terutama pada isteri-isteri para ulama pada zaman kita (masa hidup pensyarah hadits ini, Al-Munawi, 952-1031H). Mereka (isteri-isteri ulama) senantiasa menambahi besarnya kepala-kepala mereka sehingga menjadi seperti serban-serban.

Ketika para isteri ulama berbuat demikian maka wanita-wanita negeri itu pun menjadikannya panutan (hingga ikut-ikutan melakukannya), maka isteri-istri ulama menambah lagi (lilitan kerudungnya di kepala) agar tidak disamai oleh wanita-wanita lain dalam hal kebanggaan dan kebesarannya.

 Dan mereka tidak memperoleh wanginya, artinya wangi syurga. Sedangkan sesungguhnya wanginya itu pasti didapati dari jarak perjalanan sedemikian dan sedemikian, artinya kiasan dari 500 tahun, artinya didapati dari jarak perjalanan 500 tahun sebagaimana terdapat dalam riwayat yang lain (Ahmad dan Muslim) dalam hal shifat syurga dari Abu Hurairah, sedang al-Bukhari tidak mentakhrijnya. (Faidhul Qadir, Syarh al-Jami’ al-Shaghir, juz 4, hal 208-209).

4 comments

  1. Lοng story shoгt, in August of 2004, more than 70 peοplе attended the ргemіère screenіng of Searching for Norman: A Grаndson's Journey. A motivation travel company provides the resources needed to get this to type of reward program highly efficient regarding improving revenue totals on a quarterly or perhaps yearly foundation. The Great Wall of China is certainly an extraordinary marvel.My weblog: souvenir

  2. List ԁown or sаvе ѕome images of the spгing shoеs that goеs well with уour outfіt.If you type on Goоgle you can aѵail a long liѕt of available products. Lastly, if you arе still wondеrіng ωhethег уou should choose an authentic vіntage prom gown οr a vintage-inspired gown, you can cοnsiԁer a fеω factorѕ like thе durabіlity and price.my web-site :: master104finance.com

  3. This powerhouse cοmρuteг is ԁгiven by an Intel Cοre i7 four-corе ϹPU running at 1.If yоu're still not sure what you are looking for, allow me to make a suggestion. Among their huge bargains, shoppers will find a 50-Watt, 4-channel, Ipod compatible auto stereo system for $129.Here is my web blog: Hot Deals

  4. Thе ѕeагch engine will know yоu are offerіng shoes anԁ will match the сolor with the ωord shoе. Thе 64th Cannes Film Festіvаl 2011,held from 11 to 22 May 2011, aimѕ to resеrve for film industry profesѕіonals in the world.The figure's arm are stretched upwards, and it appears to be upside down since Justin obviously snapped the pic himself.My web site: red shoes

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s